Umat Kristen Diajak Memuliakan Allah di Segala Keadaan

  • 05 Sep 2026 09:37 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Program Mutiara Pagi Pantekosta di Ende pada 5 September 2026 menyampaikan pesan tentang memuliakan Allah dalam setiap tempat dan keadaan kehidupan.
  • Pdt. Viktor Detan menekankan bahwa memuliakan Allah tidak terbatas pada ibadah di gereja, tetapi juga harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Umat Kristen diajak mengekspresikan iman melalui perkataan, sikap, dan perbuatan dalam semua aspek kehidupan mereka.

RRI.CO.ID,Ende - Persekutuan umat melalui program Mutiara Pagi Pantekosta, Sabtu,5 September 2026, mengajak umat Kristen untuk terus memuliakan Allah dalam setiap tempat dan keadaan. Pesan tersebut disampaikan Pdt. Viktor Detan dalam renungan bertema “Memuliakan Allah di Segala Tempat.”

Dalam renungannya, Pdt. Viktor Detan menekankan bahwa memuliakan Allah tidak hanya dilakukan ketika berada di dalam gereja atau saat mengikuti ibadah. Kehidupan sehari-hari juga menjadi ruang bagi setiap orang percaya untuk menyatakan iman melalui perkataan, sikap, dan perbuatan.

Menurutnya, setiap tempat yang menjadi bagian dari kehidupan manusia dapat menjadi kesempatan untuk menghadirkan nilai-nilai kasih, kebenaran, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama. “Memuliakan Allah bukan hanya ketika kita berada di tempat ibadah, tetapi di mana pun kita berada, melalui kehidupan yang kita jalani" ujarnya.

Pdt. Viktor mengingatkan umat agar tidak memisahkan kehidupan iman dengan aktivitas sehari-hari. Di lingkungan keluarga, tempat kerja, sekolah, maupun dalam kehidupan bermasyarakat, umat dipanggil untuk menunjukkan karakter yang mencerminkan kasih Allah.

Ia juga mengajak umat untuk menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk tetap percaya kepada Allah. Situasi yang tidak selalu mudah tidak seharusnya membuat seseorang kehilangan pengharapan maupun berhenti melakukan kebaikan.

Memuliakan Allah, lanjutnya, dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana. Menolong sesama, menjaga perkataan, bekerja dengan penuh tanggung jawab, menghormati orang lain, serta menghadirkan kedamaian merupakan bagian dari kesaksian iman dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi umat agar kehadiran mereka di tengah keluarga dan masyarakat dapat memberikan dampak positif. Iman tidak hanya dinyatakan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa kasih dan kebaikan.

Melalui Mutiara Pagi hari ini, umat diajak untuk kembali menyadari bahwa setiap tempat dan setiap kesempatan merupakan ruang untuk memuliakan Allah. Dengan demikian, kehidupan iman tidak berhenti setelah ibadah selesai, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, di mana pun umat berada dan dalam situasi apa pun yang dihadapi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....