Desa Boru Siapkan Rencana Aksi Cegah Stunting untuk 2027
- 05 Sep 2026 15:25 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Pemerintah Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur, mulai menyiapkan rencana aksi pencegahan dan penanganan stunting untuk tahun 2027. Langkah tersebut dibahas melalui Musyawarah Rembuk Stunting Desa Boru, Kamis 3 September 2026, dengan melibatkan pemerintah, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat.
Musyawarah yang berlangsung di Kantor Desa Boru diawali dengan evaluasi terhadap upaya pencegahan dan penanganan stunting yang telah dilakukan sepanjang 2026. Hasil evaluasi menjadi bahan untuk menentukan langkah lanjutan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.
Pembahasan tidak hanya berfokus pada capaian program, tetapi juga diarahkan pada penyusunan rencana aksi konvergensi untuk tahun anggaran 2027. Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat keterpaduan program dari pemerintah desa, sektor kesehatan, pendidikan, hingga unsur masyarakat.
Perwakilan Camat Wulanggitang, Kepala Desa Boru, Ketua BPD, Koordinator PLKB Kecamatan Wulanggitang, serta Kepala UPT Puskesmas Boru turut mengikuti pembahasan. Hadir pula tenaga kesehatan, Kepala BP3K Wulanggitang, tokoh pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.
Keterlibatan lintas sektor menjadi bagian penting dalam penanganan stunting karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan layanan kesehatan. Upaya pencegahan juga membutuhkan dukungan terhadap pola asuh, pemenuhan gizi, sanitasi, pendidikan, serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Dalam forum tersebut, masing-masing unsur dapat menyampaikan masukan berdasarkan kondisi dan peran di lapangan. Hasil pembahasan selanjutnya menjadi dasar untuk memperkuat program pencegahan stunting di Desa Boru pada 2027.
Babinsa Koramil 1624-06/Tanjung Bunga, Kopda Ari G. Syam, turut hadir dalam musyawarah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah. Kehadiran unsur TNI diharapkan dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan elemen masyarakat dalam pelaksanaan program di lapangan.
Pemerintah Desa Boru berharap rencana aksi yang disusun tidak berhenti pada dokumen perencanaan. Program yang dihasilkan diharapkan dapat diterapkan secara terkoordinasi sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting memberikan dampak bagi tumbuh kembang anak di Desa Boru.
Musyawarah berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hasil rembuk selanjutnya menjadi bagian dari upaya Desa Boru membangun kerja bersama untuk menekan risiko stunting secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....