Ende Mulai Fokus Pemulihan Rumah Pascagempa Bumi

  • 02 Sep 2026 16:19 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Kabupaten Ende memasuki fase kedua masa tanggap darurat dengan mulai mengarahkan penanganan bencana ke tahap pemulihan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Langkah ini dilakukan sesuai arahan Bupati Ende dengan mengerahkan tim teknis yang telah dibentuk untuk melakukan pendataan di lapangan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ende, Marselus Ekleanus Meta, mengatakan tim teknis tersebut telah mendapatkan bimbingan teknis terkait tata cara pengklasifikasian tingkat kerusakan bangunan. Hal itu disampaikan Marselus kepada RRI pada Selasa 1 September 2026.

Menurut Marselus, mulai Rabu 2 September 2026, tim teknis dijadwalkan menyebar ke seluruh desa untuk melakukan verifikasi dan validasi terhadap data kerusakan yang telah dilaporkan. Pendataan juga mencakup rumah-rumah warga yang kemungkinan belum masuk dalam laporan camat maupun kepala desa.

Verifikasi dilakukan untuk memastikan kondisi kerusakan rumah di lapangan sesuai dengan klasifikasi yang telah ditetapkan pemerintah. Hasil pendataan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak.

Selain pemulihan rumah warga, Pemerintah Kabupaten Ende juga mulai mempersiapkan kajian kebutuhan pascabencana. Kajian tersebut menjadi bagian dari penyusunan dokumen rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah sektor.

Marselus mengatakan dokumen tersebut diperlukan agar proses pemulihan dapat dilakukan secara terarah dan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di wilayah terdampak. Pemerintah daerah juga terus menyiapkan tahapan penanganan setelah masa tanggap darurat berakhir.

Ia mengimbau masyarakat untuk mulai memulihkan diri, termasuk dari trauma yang muncul setelah gempa bumi. Menurutnya, pemulihan psikologis masyarakat menjadi bagian penting dalam mengembalikan aktivitas warga secara bertahap.

Sementara itu, proses pemulangan pengungsi ke rumah masing-masing akan disertai dengan penyaluran bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar. Marselus menyebutkan, bantuan logistik tersebut saat ini dalam proses pengiriman dari Jakarta menuju Kabupaten Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....