Delapan Ratus Guru Sikka Ikuti Bimtek Pemulihan Trauma
- 01 Sep 2026 20:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Sekitar 800 guru dari 338 sekolah dasar dan 91 sekolah menengah pertama di Kabupaten Sikka mengikuti bimbingan teknis pemulihan trauma, pemulihan psikososial, dan kesiapsiagaan bencana. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sikka tersebut berlangsung di Aula Dinas PKO Maumere, Senin 31 Agustus 2026.
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan kondisi psikologis masyarakat pascagempa, terutama peserta didik. Para guru dipersiapkan menjadi pendamping yang mampu membantu siswa menghadapi dampak psikologis bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan sekolah.
Ketua Tim Pendampingan Psikososial, Peter Ambros, mengatakan masa darurat bencana di Kabupaten Sikka telah diperpanjang selama dua minggu setelah sebelumnya berakhir pada 28 Agustus 2026. Perpanjangan tersebut menjadi masa transisi yang difokuskan pemerintah untuk memulihkan berbagai kondisi masyarakat terdampak.
Menurut Peter, pemulihan psikologis siswa menjadi salah satu perhatian dalam masa transisi tersebut agar kegiatan pendidikan dapat segera berjalan kembali. Karena itu, guru dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mendampingi anak-anak yang masih mengalami dampak trauma pascagempa.
Untuk mempercepat jangkauan pelaksanaan program di 429 sekolah, bimtek diselenggarakan dengan pola Training of Trainers atau TOT. Pola tersebut memungkinkan peserta yang telah memperoleh pelatihan meneruskan pengetahuan dan keterampilan kepada guru serta warga sekolah lainnya.
Narasumber dalam kegiatan TOT berasal dari sejumlah lembaga dan unsur yang terlibat dalam penanganan bencana. Mereka terdiri atas widyaiswara BNPB, PMI dan Tagana Sikka, BPBD, serta Komunitas Psikologi Kabupaten Sikka.
Materi yang diberikan mencakup teknik pemulihan trauma, pendampingan psikososial, hingga peningkatan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Melalui pembekalan tersebut, sekolah diharapkan memiliki kemampuan awal untuk mendampingi siswa sekaligus membangun lingkungan belajar yang lebih siap menghadapi situasi darurat.
Peter Ambros mengatakan tim pemulihan dijadwalkan mulai turun ke berbagai wilayah pada Selasa 1 September 2026. Langkah itu dilakukan untuk memastikan hasil bimtek dan TOT dapat diterapkan dengan baik di sekolah-sekolah yang menjadi sasaran program.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....