Belajar Ditengah Ancaman Gempa, Polres Ende Dirikan Tenda Darurat di SMPN 1 Ende

  • 31 Agt 2026 08:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Gempa bumi yang mengguncang Ende mendorong Polres Ende mendirikan tenda darurat sebagai ruang kelas sementara di SMPN 1 Ende. Tenda tersebut dipasang Satuan Samapta Polres Ende pada Minggu malam, 30 Agustus 2026, untuk menjaga keberlanjutan pembelajaran siswa.

Pemasangan dimulai pukul 20.00 Wita dan dipimpin Kasat Samapta Polres Ende Iptu Jacob Steven Bessie bersama personel kepolisian. Lokasi tenda berada di area SMPN 1 Ende, Kelurahan Kelimutu, Kecamatan Ende Tengah, yang terdampak kerusakan akibat gempa.

Fasilitas darurat itu disiapkan agar kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung tanpa menunggu pemulihan bangunan sekolah yang terdampak gempa. Keberadaan tenda juga memberi alternatif ruang belajar ketika siswa dan guru masih menghadapi kekhawatiran terhadap gempa susulan tersebut.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata mengatakan langkah itu merupakan upaya mempercepat kembalinya proses pembelajaran sekaligus menjaga keamanan siswa. Menurutnya, tenda kelas diprioritaskan agar siswa tidak harus menunggu perbaikan total gedung sekolah sebelum kembali belajar di sekolah.

Pihak SMPN 1 Ende menyambut pemasangan tenda tersebut karena membantu sekolah mempertahankan kegiatan belajar selama masa pemulihan berlangsung. Fasilitas sementara itu sekaligus diharapkan membantu siswa merasa lebih tenang saat aktivitas pendidikan berlangsung di tengah situasi pascagempa.

Polres Ende menilai keberadaan ruang kelas sementara penting untuk menjaga hak pendidikan anak selama penanganan bencana masih berlangsung. Pemasangan tenda dilakukan setelah gempa menimbulkan kerusakan pada fasilitas sekolah dan kekhawatiran terhadap keselamatan warga sekolah di sana.

Seluruh proses pendirian tenda berlangsung aman dan lancar, sementara lingkungan SMPN 1 Ende tetap terpantau kondusif hingga kini.

Tenda darurat tersebut akan menjadi ruang belajar sementara hingga perbaikan bangunan sekolah memungkinkan kegiatan pendidikan kembali berjalan normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....