Kemenag Flores Timur Dorong Pemuda Lintas Agama Perkuat Kerukunan

  • 31 Agt 2026 08:10 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur mendorong pemuda lintas agama memperkuat kerukunan dan kepedulian kemanusiaan di tengah keberagaman masyarakat. Dorongan tersebut disampaikan dalam Dialog Kerukunan Pemuda Lintas Agama dan Diskusi Panel Penyuluh Multiagama di Aula Kemenag Flores Timur, Jumat 28 Agustus 2026.

Kegiatan bertema "Menjaga Keberagaman, Memperkokoh Cinta Kemanusiaan untuk Keberlanjutan Bangsa" itu diikuti sekitar 40 peserta. Peserta berasal dari unsur pemuda lintas agama, penyuluh agama multiagama, ASN Kemenag Flores Timur, serta pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Flores Timur.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Flores Timur, Petrus Wai Leton, mengajak peserta menjadikan kerukunan sebagai bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Menurutnya, keberagaman agama dan keyakinan harus dirawat melalui sikap saling menghargai, dialog, serta penguatan moderasi beragama.

Ia mengatakan pemuda memiliki peran strategis dalam menjaga suasana kehidupan yang damai di tengah masyarakat. Karena itu, pemuda lintas agama perlu membangun komunikasi dan ruang perjumpaan yang dapat memperkuat rasa saling memahami.

Diskusi panel menghadirkan Ketua FKUB Flores Timur Petrus Pedo Beke, Wakil Ketua I Ahmad Bethan, dan Wakil Ketua II Ferlominggus B. Pembahasan difokuskan pada peran pemuda dalam menjaga kerukunan, memperkuat kepedulian kemanusiaan, serta menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Dalam sesi dialog, peserta mengidentifikasi sejumlah persoalan yang berpotensi memengaruhi kerukunan antarumat beragama. Persoalan tersebut antara lain terbatasnya ruang perjumpaan pemuda lintas agama, munculnya prasangka akibat perbedaan pemahaman, serta penyebaran informasi provokatif dan hoaks melalui media sosial.

Peserta kemudian merekomendasikan penguatan dialog lintas agama sebagai salah satu upaya membangun pemahaman bersama. Selain itu, diperlukan ruang bersama bagi pemuda serta pengembangan dialog karya melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Kemenag Flores Timur berharap rekomendasi tersebut dapat mendorong lahirnya lebih banyak kegiatan kolaboratif antarumat beragama. Pemuda lintas agama diharapkan mampu menjadikan keberagaman bukan sebagai sumber perbedaan, melainkan kekuatan untuk membangun masyarakat yang damai dan saling peduli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....