Polsek Aimere dan Bhayangkari Salurkan Bantuan Korban Gempa

  • 31 Agt 2026 08:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ngada – Kepolisian Resor Ngada melalui Polsek Aimere bersama Bhayangkari Ranting Aimere terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat terdampak gempa bumi dalam masa pemulihan pascabencana. Bantuan berupa paket sembako dan selimut disalurkan kepada warga, termasuk ibu hamil, di Desa Legelapu, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa II Turangga 2026 sebagai bentuk kehadiran Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung agar dapat diterima warga yang membutuhkan, sekaligus menjadi sarana untuk melihat kondisi masyarakat setelah gempa.

Kegiatan dipimpin Padal Kecamatan Aimere AKP Efridus dan IPTU Mardianto Setyo Budi, S.E., bersama Ketua Bhayangkari Ranting Aimere Ny. Sari Mardianto, personel Polsek Aimere, serta Bhayangkari Ranting Aimere. Kehadiran personel di tengah warga juga dimanfaatkan untuk memberikan imbauan keselamatan dan memastikan masyarakat tetap waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar.

Kapolda NTT melalui Kapolres Ngada AKBP Dr. Gede Harimbawa, S.E., S.H., M.H., M.I.Kom., menegaskan bahwa Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat selama masa pemulihan. “Kehadiran Polri harus dapat dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan bantuan kepada warga yang sedang menghadapi kesulitan", ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan, Ketua Bhayangkari Ranting Aimere mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta segera menuju tempat aman dan menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan maupun pepohonan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Perhatian khusus juga diberikan kepada ibu hamil yang berada di wilayah terdampak bencana. Mereka diimbau tetap memeriksakan kondisi kehamilan secara rutin di Pustu maupun Puskesmas Aimere untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi tetap terpantau selama masa pemulihan.

Bantuan sembako dan selimut diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga yang masih menghadapi berbagai keterbatasan pascagempa. Lebih dari sekadar bantuan material, kehadiran personel Polri dan Bhayangkari menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.

Senyum dan ucapan terima kasih warga menjadi bagian dari suasana penyaluran bantuan tersebut. Polres Ngada menegaskan komitmennya untuk terus bergerak bersama pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat penanganan serta pemulihan pascagempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....