Bupati Ende Jadikan Temuan Tim Medis sebagai Bekal Pemulihan
- 31 Agt 2026 08:46 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende: Pemerintah Kabupaten Ende mulai memanfaatkan temuan tenaga medis di lapangan sebagai bahan evaluasi untuk memasuki tahap pemulihan pascabencana. Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda mengatakan pelayanan Tim Gerakan Anak Negeri (GAN) selama enam hari memberi gambaran langsung mengenai kebutuhan kesehatan warga yang masih bertahan di pengungsian.
Yosef menyampaikan hal tersebut saat menerima kunjungan Tim GAN sekaligus diwawancarai RRI Ende di Rumah Jabatan Bupati Ende, Sabtu 29 Agustus 2026. Tim GAN menerjunkan dokter, dua paramedis, dan dua ahli patah tulang untuk menyusuri tenda pengungsian hingga wilayah pedalaman dan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.
Ia menjelaskan, pemerintah telah menerima dukungan dari berbagai pihak selama penanganan bencana. Bantuan pemerintah pusat, pemerintah daerah, Presiden, dan berbagai kementerian telah menjangkau warga terdampak di sejumlah desa.
“Kalau untuk laporan, seluruh pengungsi dan warga yang terdampak sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Bapak Presiden dan berbagai kementerian juga sudah memberikan bantuan, sehingga saya kira bantuan yang diterima masyarakat sudah cukup banyak dan kebutuhan dasar mereka sudah mulai teratasi,” ujarnya.
Namun, pemenuhan kebutuhan dasar belum sepenuhnya mengakhiri persoalan warga yang masih tinggal di pengungsian. Yosef menyebut obat-obatan, air minum, dan layanan kesehatan masih dibutuhkan karena sebagian warga belum berani kembali ke rumah.
Ia mengungkapkan, kondisi kesehatan warga di pengungsian menjadi salah satu perhatian yang perlu ditindaklanjuti pada masa pemulihan. Keluhan yang ditemukan antara lain penyakit pernapasan, tekanan darah tinggi, gangguan lambung, hingga kasus patah tulang yang membutuhkan penanganan khusus.
Kehadiran Tim GAN di wilayah pedalaman juga dinilai membantu menjangkau warga yang tidak mudah mengakses fasilitas kesehatan. Pelayanan langsung di lokasi pengungsian membuat kebutuhan dan kondisi kesehatan masyarakat dapat diketahui secara lebih dekat.
“Kami berharap banyak masukan yang kami dapatkan dari para tenaga kesehatan ini dapat menjadi bahan yang sangat baik bagi pemerintah daerah untuk melakukan perbaikan ke depan, khususnya di bidang kesehatan dan bidang lainnya,” kata Yosef.
Ia menambahkan, masukan dari tenaga kesehatan yang turun langsung ke lapangan dapat menjadi bahan pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan berikutnya. Terlebih, masih ada warga yang bertahan di tenda maupun pengungsian komunal karena belum merasa aman untuk kembali ke rumah.
Yosef berharap dukungan berbagai pihak terus berlanjut dan tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat melewati masa pemulihan sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Ende dalam memperkuat pelayanan kesehatan pascabencana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....