Razia Gabungan Lapas Ende, Narkoba dan Handphone Nihil
- 18 Sep 2026 13:50 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende menggelar razia gabungan dan tes urine untuk memperkuat keamanan serta ketertiban. Kegiatan berlangsung Jumat, 18 September 2026, melibatkan petugas Lapas bersama personel Brimob, TNI, dan Polri..
Kepala Lapas Kelas IIB Ende, Rommy Waskita Pambudi, memimpin apel gabungan sebelum penggeledahan blok hunian dimulai. Dalam arahannya, Rommy menyebut razia sebagai strategi pengamanan dinamis untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Menurut Rommy, keberadaan barang terlarang seperti senjata tajam, narkoba, dan telepon genggam dapat memicu gangguan keamanan. Karena itu, pemeriksaan dilakukan menyeluruh dengan melibatkan unsur pengamanan eksternal guna memperkuat pengawasan lingkungan pemasyarakatan.
Petugas kemudian menggeledah sejumlah blok hunian untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan. Hasil pemeriksaan tidak menemukan narkoba maupun telepon genggam, tetapi petugas masih menemukan sejumlah barang berbahaya lainnya.
Barang tersebut meliputi pemantik, sendok besi, pisau cutter, paku, alat cukur, silet, botol parfum, gelas kaca, dan termos. Petugas juga menemukan beberapa barang yang semestinya digunakan untuk mendukung aktivitas kerja warga binaan.
Rommy menjelaskan, sebagian barang yang ditemukan sebenarnya diperuntukkan bagi kegiatan di bengkel kerja Lapas Ende. Temuan tersebut menjadi perhatian karena barang dari bengkel kerja dapat berpindah ke area hunian tanpa pengawasan memadai.
"Kami akan mengamankan seluruh barang hasil razia sebelum dilakukan pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah barang berpotensi membahayakan kembali masuk dan digunakan di lingkungan blok hunian." ungkapnya menegaskan.

Selain razia, petugas juga melakukan tes urine terhadap sejumlah petugas dan warga binaan pemasyarakatan pada kesempatan tersebut. Hasil pemeriksaan seluruh sampel menunjukkan negatif, sehingga tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika dari peserta yang diperiksa.

Danton 1 Brimob Kompi 3 Ende, Ipda Bambang Sujatmiko turut mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan yang melibatkan berbagai unsur pengamanan tersebut. Dari pemeriksaan bersama, petugas memastikan tidak menemukan narkoba, sedangkan seluruh hasil tes urine menunjukkan hasil negatif.
Rommy menegaskan, pengamanan Lapas Ende menerapkan strategi statis, dinamis, dan prosedural secara berkesinambungan setiap hari. Penerapannya mencakup pengawasan pos jaga, pemeriksaan blok hunian, serta pemeriksaan orang dan barang bawaan di pintu utama.
Sinergi Lapas dengan TNI, Polri, dan Brimob menjadi bagian dari penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Melalui pemeriksaan rutin dan evaluasi pengawasan, Lapas Ende berupaya menjaga kondisi pemasyarakatan tetap aman, tertib, serta kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....