Forum TBM Perluas Pendampingan Anak Pascagempa
- 28 Agt 2026 22:09 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pendampingan anak penyintas gempa masih menghadapi tantangan akses di sejumlah wilayah Kabupaten Ende. Forum TBM Kabupaten Ende mendorong kolaborasi berkelanjutan untuk memperluas layanan pendidikan pascabencana.
Sekolah Ceria saat ini menjangkau sekitar 350 anak di tiga kecamatan terdampak. Program tersebut dilaksanakan di Pulau Ende, Wewaria, dan Nangapanda.
Ketua Forum TBM Kabupaten Ende, Hifni Djafar, mengatakan kondisi geografis menjadi tantangan utama dalam menjangkau anak. “Ke Pulau Ende kami harus menyeberang, sementara Watubara membutuhkan sekitar tiga jam perjalanan,” katanya kepada RRI, Kamis, 27 Agustus 2026.
Tantangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan jarak. Sebagian anak masih menunjukkan rasa takut dan cemas setelah mengalami gempa.
Forum TBM kemudian menyiapkan pendamping yang memahami karakteristik anak. Mereka berkolaborasi dengan Respon Darurat Pendidikan Dompet Dhuafa dalam merancang kegiatan sesuai kebutuhan peserta.
Forum TBM juga menghubungkan pelaksana dengan pemerintah, orang tua, dan masyarakat setempat. Langkah tersebut dilakukan sebelum kegiatan berlangsung untuk memastikan pendampingan dapat diterima anak.
Hifni menilai pemulihan pendidikan membutuhkan dukungan lebih panjang. “Kami berharap kolaborasi ini terus bergerak membantu anak dalam situasi bencana dan pascabencana,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama lintas komunitas dapat memperluas layanan pendidikan dan literasi. Dukungan tersebut diperlukan agar anak tetap memperoleh ruang belajar selama proses pemulihan berlangsung.
Forum TBM Kabupaten Ende berharap kemitraan dengan berbagai pihak terus berkembang. Penguatan kolaborasi diarahkan pada pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....