Bupati Flores Timur Sebut Perjuangan Tanah Werang sebagai Emas
- 28 Agt 2026 20:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen mengapresiasi perjuangan panjang masyarakat Desa Tanah Werang dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih. Perjuangan yang berlangsung lintas generasi hingga berhasil menemukan sumber air dinilai menjadi bukti ketangguhan, gotong royong, dan sikap pantang menyerah masyarakat.
Doni Dihen mengatakan peresmian sumber air di Tanah Werang menjadi momentum untuk merayakan perjuangan masyarakat yang telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Perjuangan tersebut dimulai sejak 1975 hingga 1998 dan kembali dilanjutkan melalui berbagai upaya pencarian sumber air tanah.
"Hari ini adalah momentum untuk merayakan perjuangan panjang masyarakat Desa Tanah Werang dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih," ujar Doni Dihen.
Ia mengatakan perjuangan masyarakat untuk mendapatkan sumber air bukanlah proses yang singkat. Masyarakat harus melalui perjalanan panjang dan menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya sumber air berhasil ditemukan.
"Sebagaimana tadi Bapak Desa sudah gambarkan, bahwa sampai kepada titik hari ini, peresmian hari ini, Lewotana ini sudah berjuang panjang sekali sejak tahun 1975 sampai 1998, baru periode-periode berikutnya lagi dengan perjuangan yang berat, perjuangan yang panjang," katanya.
Menurut Doni Dihen, perjuangan tersebut merupakan perjuangan yang penuh dengan pengorbanan. Semangat masyarakat yang terus bertahan meski menghadapi kegagalan dalam proses pengeboran menjadi nilai penting yang patut diapresiasi.
"Tadi digambarkan oleh pembawa doa dan juga oleh Bapak Desa, bahwa perjuangan ini perjuangan penuh keringat," ucapnya.
Doni Dihen menilai ketangguhan masyarakat Tanah Werang dalam menghadapi berbagai kegagalan merupakan kekuatan yang tidak ternilai. Ia bahkan menyebut perjuangan tersebut sebagai sebuah "emas" yang dimiliki masyarakat Tanah Werang.
"Emas ketangguhan, emas perjuangan, dan emas sikap tanpa menyerah," katanya.
Bupati menegaskan keberhasilan menemukan sumber air belum mengakhiri tanggung jawab pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Flores Timur masih memiliki tugas untuk melengkapi sistem penyediaan air bersih, termasuk instalasi dan bak penampung agar sumber air dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Selain persoalan air bersih, akses jalan menuju Tanah Werang juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Doni Dihen mengatakan peningkatan akses jalan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah di tengah kebijakan efisiensi.
Ia berharap keberhasilan menemukan sumber air dapat menjadi titik awal peningkatan kualitas hidup masyarakat Tanah Werang. Semangat gotong royong dan ketangguhan yang telah ditunjukkan masyarakat juga diharapkan terus menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....