Dinas Pertanian Ende Perkuat Mitigasi Perubahan Iklim
- 28 Agt 2026 11:40 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Kabupaten Ende memperkuat langkah adaptasi perubahan iklim untuk menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah. Fokus intervensi diarahkan pada pengelolaan air, konservasi lahan, peningkatan kapasitas petani, serta pengamanan produksi untuk menekan risiko gagal panen.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Gadir Dean, mengatakan perubahan pola iklim menuntut petani dan pemerintah menyesuaikan pengelolaan sumber daya pertanian. Karena itu, sejumlah program prioritas disiapkan melalui dukungan APBN Kementerian Pertanian, APBD Provinsi NTT, dan APBD Kabupaten Ende.
“Kami memfokuskan program pada pembangunan infrastruktur pemanenan air dan irigasi hemat, seperti embung pertanian, sumur resapan, sumur bor, serta sistem irigasi perpipaan dan perpompaan,” ujar Gadir Dean dalam Program Kentongan RRI Ende Selasa,04 Agustus 2026.
Menurut Gadir, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi ketika kondisi cuaca semakin sulit diprediksi. Infrastruktur pemanenan air diharapkan mampu menyediakan cadangan air sekaligus memperluas kemampuan petani mempertahankan lahan produktif pada periode kering.
Selain membangun infrastruktur baru, Dinas Pertanian Ende memperkuat rehabilitasi jaringan irigasi tersier dengan memanfaatkan kolaborasi Dana Desa dan Dana Alokasi Umum. Perbaikan tersebut ditujukan untuk mengurangi kebocoran pada saluran tanah sehingga distribusi air menjadi lebih efisien dan menjangkau petak sawah petani.
Gadir mengatakan strategi menghadapi perubahan iklim tidak dapat hanya mengandalkan pembangunan fisik. Penguatan kapasitas sumber daya manusia dan pengamanan produksi juga diperlukan agar petani mampu menyesuaikan pola budidaya serta mengurangi potensi kerugian akibat perubahan kondisi lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Ende menargetkan empat pilar tersebut pengelolaan air, konservasi lahan, penguatan sumber daya manusia, dan pengamanan produksi menjadi fondasi pertanian yang lebih tangguh. Kebijakan ini diharapkan menjaga produktivitas petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat ketika risiko iklim semakin meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....