Gempa M 7,7 Flores Tak Ganggu Operasional dan Bangunan PLTP Ulumbu

  • 27 Agt 2026 19:16 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026), tidak berdampak signifikan terhadap operasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Kabupaten Manggarai.

PT PLN (Persero) memastikan keandalan PLTP Ulumbu tetap terjaga setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pembangkit pascagempa.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan pemeriksaan dilakukan terhadap PLTP Ulumbu eksisting berkapasitas 10 MW. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas utama, seperti turbin, generator, separator, condenser, dan cooling tower, dalam kondisi aman.

“Pemeriksaan kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel, terlebih gempa susulan masih terjadi. Fasilitas utama pembangkit dalam kondisi aman, sementara kerusakan yang ditemukan bersifat minor dan berada pada sejumlah fasilitas pendukung,” ujar Roya.

Kerusakan minor ditemukan pada sejumlah fasilitas pendukung, antara lain berupa retakan pada plesteran dinding Gedung 20 kV dan dinding pagar serta kerusakan pada fasilitas penerangan. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sementara itu, Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Nusra 2, Avianda Edwin Fachruddin, memastikan pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 berkapasitas 20 MW juga tidak mengalami kerusakan akibat gempa.

Pekerjaan pengembangan tetap berjalan, termasuk penyelesaian direksi kit dan pembentukan badan jalan. Pemantauan kondisi lapangan terus dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan, terutama di tengah gempa susulan yang masih terjadi.

“Pekerjaan pengembangan PLTP Ulumbu Unit 5 tetap berjalan. Pemantauan kondisi lapangan terus kami lakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan, terutama di tengah rangkaian gempa susulan,” kata Avianda.

Gempa juga menyebabkan longsor di sejumlah titik jalur Ruteng–Ulumbu. Untuk menjaga kelancaran mobilisasi personel, khususnya operator, akses sementara dialihkan melalui jalur Cancar–Ulumbu.

Penanganan titik longsor dilakukan dengan dukungan alat berat dari Pemerintah Daerah sehingga akses menuju kawasan PLTP Ulumbu tetap dapat digunakan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (PLN UIP Nusra), RDW Manurung, mengatakan kondisi fasilitas utama PLTP Ulumbu yang tetap aman serta keberlanjutan pengembangan Unit 5 menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus memperkuat pemanfaatan energi panas bumi di Flores.

“Keandalan PLTP Ulumbu eksisting dan keberlanjutan pengembangan tambahan 20 MW menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan Flores berbasis energi bersih. PLN terus memastikan setiap fasilitas dan tahapan pekerjaan dikelola dengan mengedepankan keselamatan serta keandalan,” ujar Manurung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....