BULOG Bajawa Salurkan 221 Ton Beras bagi Korban Gempa Bumi di Ngada dan Nagekeo
- 26 Agt 2026 17:53 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada - Perum BULOG Kantor Cabang Bajawa menyalurkan 221.050 kilogram beras kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Ngada dan Nagekeo dari tanggal 17-26 Agustus 2026. Penyaluran tersebut menyasar warga terdampak bencana yang membutuhkan pasokan pangan selama masa tanggap darurat dan pemulihan di wilayah masing-masing.
Di Ngada, BULOG telah menyalurkan 37.055 kilogram beras, sedangkan Nagekeo menerima 183.995 kilogram bantuan Cadangan Beras Pemerintah tersebut. Dengan demikian, total penyaluran CBP dari BULOG Bajawa mencapai 221.050 kilogram beras berkualitas.
Bantuan itu disalurkan melalui koordinasi Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, BPBD, dan BULOG agar distribusinya tepat sasaran bagi warga. Koordinasi lapangan diperlukan karena sejumlah wilayah masih menghadapi dampak gempa, termasuk keterbatasan akses menuju lokasi terdampak bantuan pangan.
Kepala BULOG Cabang Bajawa, Daenny Nicsan Obije menyebut penyaluran CBP menjadi bagian dari upaya menjaga akses pangan warga selama kondisi darurat. "Ksmi berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban keluarga terdampak ketika aktivitas ekonomi dan pemenuhan kebutuhan harian belum sepenuhnya pulih." ujarnya.
Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 dan berdampak pada sejumlah wilayah Ngada serta Nagekeo. Dampak guncangan turut memengaruhi aktivitas warga, termasuk layanan publik, permukiman, serta akses distribusi bantuan di beberapa lokasi terdampak.
Kondisi geografis dan kerusakan pada sejumlah jalur menjadi pertimbangan dalam mengatur distribusi bantuan pangan menuju titik terdampak langsung. Pemerintah dan lembaga terkait mengandalkan pemutakhiran data lapangan untuk menentukan penerima serta menyesuaikan volume bantuan sesuai kebutuhan warga.
Selain bantuan yang sudah disalurkan, BULOG memastikan stok beras untuk wilayah Ngada dan Nagekeo tetap tersedia dan aman. Kepastian stok dinilai penting agar penyaluran kepada korban bencana tidak mengganggu kebutuhan pangan masyarakat lainnya di kedua kabupaten.
BULOG juga menyatakan distribusi akan terus disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan kebijakan pemerintah selama masa pemulihan berlangsung. Langkah itu membuka ruang penambahan bantuan apabila data lapangan menunjukkan kebutuhan pangan meningkat di wilayah terdampak secara signifikan.
Sinergi lintas lembaga menjadi kunci karena sebagian wilayah terdampak masih menghadapi keterbatasan akses dan kebutuhan logistik yang tinggi di lapangan. Distribusi pangan menjadi salah satu kebutuhan mendesak karena warga harus mempertahankan konsumsi harian setelah aktivitas terganggu gempa bumi.
Dengan penyaluran tersebut, pemerintah berharap kebutuhan pangan warga terdampak tetap terjaga hingga proses pemulihan berjalan lebih stabil secara bertahap. BULOG Bajawa bersama pemerintah daerah akan melanjutkan koordinasi untuk memastikan bantuan berikutnya mengikuti kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....