Ende Salurkan 18.575 Kilogram Beras Bencana
- 24 Agt 2026 10:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah Kabupaten Ende melalui Dinas Ketahanan Pangan menyalurkan 18.575 kilogram beras bantuan bencana kepada 3.715 jiwa terdampak gempa bumi. Bantuan tahap pertama tersebut disalurkan melalui Posko Tanggap Darurat Kabupaten Ende pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kepala Bidang Distribusi Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Arcandius Payong Kelodsn, mengatakan beras tersebut merupakan Cadangan Pangan Pemerintah Pusat untuk penanganan darurat bencana alam. Alokasi bantuan itu disiapkan khusus bagi masyarakat terdampak gempa di wilayah Kabupaten Ende.
“Bantuan ini merupakan tahap pertama dan disalurkan khusus untuk warga terdampak bencana alam selama 14 hari,” kata Arcandius kepada RRI, Sabtu 22 Agustus 2026. Setiap jiwa penerima memperoleh jatah beras sebanyak lima kilogram untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa darurat.
Menurut Arcandius, penyaluran dilakukan melalui posko tanggap darurat di tingkat desa dan kelurahan agar bantuan dapat diterima langsung oleh warga terdampak. Beras tersebut dikirim dari gudang Bulog kepada BPBD atau Posko Tanggap Darurat untuk selanjutnya didistribusikan ke desa dan kelurahan sasaran.
| Baca juga: BPBD Ende Catat 3.429 Warga Masih Mengungsi |
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Ende, Rizky Paji, memastikan stok beras cadangan pemerintah untuk kebutuhan penanganan bencana masih tersedia. Bulog menyiapkan beras bantuan dalam kemasan lima kilogram yang diperhitungkan untuk kebutuhan satu jiwa selama 14 hari.
Rizky mengatakan sebanyak 18.575 kilogram beras telah disiapkan untuk segera disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana. Jumlah tersebut menjadi bagian dari stok cadangan pemerintah yang tersedia di Gudang Bulog Ende.
“Stok beras cadangan pemerintah saat ini sangat mencukupi, dengan persediaan di gudang sekitar 600 ton,” ujar Rizky. Selain stok yang tersedia, Bulog Ende juga masih menunggu tambahan pasokan sebanyak 500 ton yang sedang dalam perjalanan dari Nusa Tenggara Barat.
Penyaluran beras tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memastikan kebutuhan pangan warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat gempa bumi. Pemerintah daerah bersama Bulog dan BPBD terus mengatur distribusi agar bantuan menjangkau masyarakat yang terdampak di tingkat desa dan kelurahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....