Kemenag Tinjau Sekolah dan Rumah Ibadah Terdampak Gempa di Mabar
- 23 Agt 2026 21:50 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat — Kementerian Agama turun langsung meninjau sejumlah fasilitas pendidikan dan keagamaan yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai Barat, Sabtu, 22 Agsutus 2026. Peninjauan dilakukan Plt. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono bersama Plh. Kasubbag TU Direktorat KSKK Madrasah Ajang Pradita untuk melihat kondisi kerusakan sekaligus memetakan kebutuhan penanganan dan pemulihan.
Sejumlah fasilitas pendidikan menjadi sasaran peninjauan, di antaranya MTsN 2 Manggarai Barat dan SMAK Seminari St. Yohanes Paulus II Labuan Bajo. Di SMAK Seminari, rombongan memeriksa kondisi bangunan utama, asrama, serta posko pengungsian sementara yang digunakan para murid setelah gempa. Tim didampingi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Manggarai Barat Fransiskus Xaverius Adi bersama jajaran.
A.M. Adiyarto mengatakan, kondisi faktual di lapangan sangat penting untuk menentukan langkah penanganan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan. Menurutnya, peninjauan tidak hanya menyasar madrasah, tetapi juga lembaga pendidikan keagamaan Katolik agar kebutuhan pemulihan dapat dipetakan secara menyeluruh sesuai tingkat kerusakan masing-masing bangunan.
Peninjauan kemudian berlanjut ke Posko Induk Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Manggarai Barat dan Rumah Union Keuskupan Labuan Bajo sebagai bagian dari persiapan pertemuan bersama Menteri Agama. Rombongan juga mendatangi Gereja Stasi Santo Emanuel Melo, Paroki Santa Theresia Lisieux Longgo, Desa Liang Dara, Kecamatan Mbeliling, untuk melihat langsung kondisi fasilitas keagamaan yang terdampak gempa.
Hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Kementerian Agama dalam menentukan kebutuhan dan prioritas penanganan fasilitas pendidikan serta keagamaan di Manggarai Barat. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi sehingga sekolah, madrasah, dan rumah ibadah yang terdampak dapat kembali digunakan secara aman dan pelayanan pendidikan serta kehidupan keagamaan masyarakat segera pulih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....