BPBD Ende Pastikan Bantuan Gempa Tepat Sasaran
- 21 Agt 2026 21:07 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende terus berdatangan ke Posko Tanggap Darurat Bencana di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ende. Bantuan berasal dari 23 entitas, baik unsur pemerintah maupun pelaku usaha.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ende, Marselus E. Meta, mengatakan bantuan mulai masuk ke posko sejak Senin, 17 Agustus 2026, atau hari ketiga setelah gempa.
“Logistik yang masuk berasal dari 23 entitas dari unsur pemerintahan dan pelaku usaha,” kata Marselus kepada wartawan di Ende, Jumat, 21 Agustus 2026.
Ia memastikan bantuan yang telah diterima langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak melalui pemerintah kecamatan.
Menurut Marselus, hampir seluruh bantuan yang sudah masuk telah didistribusikan kepada warga berdasarkan data yang disampaikan camat dan kepala desa. Penyaluran dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Target kita gudang harus kosong, tetapi bukan asal didistribusikan,” ujarnya.
Marselus menjelaskan, pembaruan data dari desa dan kecamatan serta pola kedatangan bantuan yang berlangsung secara bertahap menjadi kendala dalam proses distribusi.
Ia mencontohkan, apabila Bulog mencairkan 17 ton beras cadangan pemerintah, BPBD akan segera berkoordinasi dengan seluruh camat untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak.
Pola distribusi tersebut dilakukan agar bantuan yang diterima di posko dapat segera disalurkan hingga tingkat desa.
Untuk memastikan data dampak bencana semakin akurat, Pemerintah Kabupaten Ende menjadwalkan rapat koordinasi bersama seluruh camat pada Jumat, 21 Agustus 2026 pukul 18.00 WITA.
Rapat tersebut ditujukan untuk memfinalisasi data dampak bencana sebelum digunakan sebagai dasar pengajuan dana siap pakai kepada pemerintah pusat.
Marselus mengatakan data yang tersedia saat ini belum sepenuhnya menggambarkan kondisi di lapangan karena pembaruan data dari desa masih berlangsung.
Menurutnya, pemutakhiran data penting agar penyaluran bantuan dan pengajuan dukungan anggaran dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Kebutuhan utama warga terdampak saat ini meliputi sembako, tenda keluarga, dan selimut. Untuk kebutuhan pangan, BPBD masih menunggu 17 ton beras dari Bulog yang akan dikemas menjadi paket bantuan sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Berdasarkan data BPBD Ende, sebanyak 3.372 orang terdampak gempa bumi. Dari jumlah tersebut, dua orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka berat, 67 orang luka ringan, dan 3.298 orang tercatat mengungsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....