Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Gempa M7,7 di Manggarai Timur

  • 21 Agt 2026 22:34 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Memasuki hari ketujuh penanganan gempa M7,7 di NTT, Basarnas mengintensifkan evakuasi medis udara bagi korban dengan kondisi kritis, Kamis 20 Agustus 2026. Operasi tersebut menyasar wilayah terdampak di Kabupaten Manggarai Timur, terutama lokasi dengan akses darat yang masih menghadapi tantangan pascabencana.

Deputi Operasi dan Siaga Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso memimpin langsung misi evakuasi menggunakan Helikopter Dauphin AS 365 N3+. Helikopter Basarnas mendarat di Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, membawa tim medis menuju lokasi.

Dua warga dalam kondisi kritis dievakuasi setelah mengalami cedera berat akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut beberapa hari lalu. Korban laki-laki berusia 81 tahun diduga mengalami cedera tulang belakang, sedangkan perempuan 71 tahun diduga patah tulang dasar tengkorak.

Setelah mendapat pemeriksaan awal tim medis Kementerian Kesehatan, kedua korban langsung diterbangkan menuju Bandara Komodo untuk penanganan lanjutan. Dari Bandara Komodo, kedua korban kemudian dirujuk ke RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo, guna memperoleh perawatan medis intensif.

Selain menjalankan evakuasi medis, Helikopter Basarnas turut membawa Bantuan Kepresidenan bagi masyarakat terdampak yang membutuhkan dukungan segera di lokasi. Distribusi bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak gempa di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai Timur secara langsung.

Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR terus mengoptimalkan pencarian, pertolongan, dan pelayanan kemanusiaan melalui jalur darat maupun udara. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan penanganan secara cepat, tepat, serta optimal selama masa tanggap darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....