Jalan Rokirole–Nitunglea Dibersihkan Pascagempa
- 20 Agt 2026 14:42 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Upaya memulihkan akses transportasi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka terus dilakukan, termasuk membuka kembali ruas jalan yang tertutup material longsor di Kecamatan Palue. Polres Sikka mengawal langsung proses pembersihan badan jalan untuk memastikan mobilitas masyarakat kembali berjalan aman.
Pengawalan dan pengamanan dilakukan Rabu 19 Agustus 2026 mulai pukul 13.30 hingga 17.00 Wita, saat sebuah excavator bekerja menyingkirkan tanah, batu, dan pepohonan di wilayah Desa Rokirole hingga Dusun Nitung, Desa Nitunglea. Material longsoran tersebut menutup jalur penghubung Desa Rokirole dan Desa Nitunglea yang menjadi akses penting bagi warga setempat.
Wakil Kepala Polres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro bersama sejumlah pejabat dan personel Polres Sikka turun ke lokasi untuk memastikan proses pembersihan berlangsung tertib. Mereka antara lain Kasikum Polres Sikka AKP I Wayan Artawan, Kapolsek Nelle Iptu I Nyoman Sang Pawarta, KBO Samapta Ipda Paulus Wayan Keso, serta personel yang tergabung dalam tanggap darurat bencana gempa bumi.
Kehadiran alat berat menjadi kunci untuk mempercepat pembukaan jalur yang tertimbun longsoran. Namun, kondisi medan pascabencana membuat pekerjaan membutuhkan pengawasan ketat karena material tanah dan bebatuan masih berpotensi bergerak.
Masyarakat Desa Nitunglea turut terlibat mendukung proses pembersihan di lokasi. Keterlibatan warga membantu kelancaran pengoperasian alat berat sekaligus memperkuat koordinasi dengan petugas yang melakukan pengamanan.
Excavator dioperasikan Kalistro Riberu, sementara pengamanan dilakukan Ka Subsektor Palue Aipda Yohanis F. Massar, Bintara Pol Subsektor Palue Bripka Yohanes Paulus Benu, dan Bhabinkamtibmas Desa Rokirole Brigpol I Gusti Ngurah Putra Kencana. Selama proses berlangsung, personel memastikan masyarakat tetap berada pada posisi aman dan pekerjaan alat berat tidak terganggu.
Pembersihan dilakukan secara bertahap dengan memindahkan tanah, batu, serta pepohonan yang menutup badan jalan. Pembukaan jalur ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus memudahkan distribusi kebutuhan dasar dan akses pelayanan di wilayah yang masih menghadapi dampak gempa.
Pekerjaan belum sepenuhnya tuntas pada hari pertama dan akan dilanjutkan Kamis (20/8/2026). Volume material longsoran dan kondisi medan menjadi tantangan yang membuat proses normalisasi jalan membutuhkan waktu lebih dari satu hari.
Meski demikian, kegiatan hingga pukul 17.00 Wita berlangsung aman dan lancar tanpa gangguan berarti. Polres Sikka memastikan pengamanan dan pendampingan tetap dilakukan selama proses pembersihan berlanjut.
Bagi warga Rokirole dan Nitunglea, terbukanya kembali jalan bukan sekadar pemindahan material longsoran, tetapi juga awal pemulihan konektivitas setelah bencana. Kepolisian, masyarakat, dan operator alat berat bekerja bersama untuk memastikan akses yang sempat terputus dapat kembali digunakan secara aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....