Dunia Usaha Dorong Pelajar NTT Manfaatkan Media Sosial untuk Berwirausaha

  • 19 Agt 2026 19:19 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Dunia usaha mendorong pelajar di Nusa Tenggara Timur memanfaatkan media sosial untuk kegiatan produktif dan kewirausahaan.
  • Direktur Utama PT Panorama Alam Flores, Selvianus Sendo mengatakan, sebagian besar aktivitas digital pelajar saat ini masih didominasi penggunaan media sosial untuk hiburan. “
  • Menurut Selvian, pelajar sebenarnya memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan melalui media sosial.
  • Ia juga mendorong sekolah membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha dan perusahaan berbasis teknologi.
  • Menurutnya, pengentasan kemiskinan membutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia pendidikan dan dunia usaha.

RRI.CO.ID, Manggarai - Dunia usaha mendorong pelajar di Nusa Tenggara Timur memanfaatkan media sosial untuk kegiatan produktif dan kewirausahaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kemandirian ekonomi sejak usia sekolah.

Direktur Utama PT Panorama Alam Flores, Selvianus Sendo mengatakan, sebagian besar aktivitas digital pelajar saat ini masih didominasi penggunaan media sosial untuk hiburan. “Karena itu, diperlukan pendampingan agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi ekonomi,”ujarnya saat diwawancara bersama Pro 1 RRI Ende, pada Rabu 5 Agustus 2026.

Ia mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan program pendampingan kewirausahaan bagi pelajar SMA dan SMK. Program tersebut akan diarahkan pada pemanfaatan media sosial untuk promosi dan pemasaran produk.

Menurut Selvian, pelajar sebenarnya memiliki peluang untuk memperoleh pendapatan melalui media sosial. Namun, peluang tersebut perlu didukung kemampuan membuat konten, memahami pemasaran digital dan mengenalkan produk secara konsisten.

Ia mencontohkan, produk hasil karya siswa SMK dapat dipromosikan secara bersama melalui media sosial. Produk tersebut dapat dipasarkan dengan memanfaatkan fitur perdagangan digital yang tersedia.

Selvian menilai, kebiasaan menggunakan media sosial secara produktif perlu dibangun sejak sekolah. Aktivitas tersebut diharapkan dapat membentuk karakter kewirausahaan dan meningkatkan kreativitas generasi muda.

Ia juga mendorong sekolah membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha dan perusahaan berbasis teknologi. Kolaborasi dapat dilakukan melalui pelatihan, lokakarya, pendampingan serta peningkatan keterampilan siswa.

Selvian berharap pemanfaatan media sosial secara produktif dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda NTT membangun sumber pendapatan. Menurutnya, pengentasan kemiskinan membutuhkan keterlibatan masyarakat, dunia pendidikan dan dunia usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....