Festival Kontaong Jadi Ruang Regenerasi Budaya Masyarakat Edang
- 19 Agt 2026 19:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Tradisi silat kampung masyarakat adat Edang kembali dihidupkan melalui Festival Kontaong 2026 di Desa Hoelea 1, Kecamatan Omesuri, Lembata. Festival yang berlangsung Jumat 14 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali tradisi lokal kepada generasi muda.
Festival Kontaong mengusung tema “Melestarikan Tradisi Silat Kampung Masyarakat Adat Edang”. Kegiatan tersebut diselenggarakan Yayasan Kaya Tene bersama Pemerintah Desa Hoelea 1 dan Hoelea 2 dengan dukungan Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2026.
Ketua Yayasan Kaya Tene, Zainuddin Umar, mengatakan Kontaong merupakan salah satu tradisi yang diwariskan leluhur masyarakat Edang. Namun, keberadaan tradisi tersebut menghadapi tantangan karena mulai kurang diminati generasi muda.
| Baca juga: San Jose Youth Day Jadi Ruang Pembinaan OMK |
Menurut Zainuddin, generasi muda saat ini lebih mudah mengikuti budaya populer dibandingkan mempelajari tradisi yang diwariskan leluhur. Festival Kontaong diharapkan menjadi ruang untuk mendekatkan kembali generasi muda dengan akar budaya masyarakat Edang.
Kepala Desa Hoelea 1, Gregorius Gawi, mengatakan tradisi Kontaong membutuhkan ruang agar kembali hadir dalam kehidupan masyarakat. Ia berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal untuk memperkuat identitas budaya masyarakat.
“Spirit leluhur yang dahulu berkobar seperti api yang menyala mulai redup dan hampir padam. Kita doakan Kontaong ini jangan sampai padam,” ujarnya.
Upaya menghidupkan kembali Kontaong juga mendapat dukungan melalui Program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan. Program tersebut memberikan ruang bagi masyarakat dan komunitas budaya untuk mengusulkan kegiatan yang dinilai penting bagi keberlangsungan tradisi lokal.
Festival Kontaong mempertemukan komunitas budaya, pemerintah desa, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat dalam upaya menjaga warisan budaya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan Kontaong tetap memiliki ruang untuk dipelajari dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Keberlanjutan tradisi pada akhirnya tidak hanya bergantung pada festival. Keterlibatan generasi muda dalam mempelajari dan mempraktikkan Kontaong menjadi bagian penting agar tradisi tersebut tetap hidup dalam masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....