Alsintan Terbatas Hambat Pengolahan dan Pascapanen Sawah Waikomo
- 19 Agt 2026 19:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Keterbatasan alat dan mesin pertanian atau alsintan masih menjadi salah satu kendala pengembangan persawahan Waikomo, Kabupaten Lembata. Kondisi tersebut membuat proses pengolahan lahan dan pascapanen belum berjalan optimal.
Petugas Penyuluh Pertanian Kementerian Pertanian, Monika Wuwur, mengatakan petani membutuhkan sejumlah peralatan untuk mempercepat pengelolaan lahan. Kebutuhan tersebut meliputi alat tanam berukuran sedang, ekskavator mini untuk memperbaiki pematang sawah, serta dua unit combine harvester mini.
“Pengolahan lahan masih lambat dan proses pascapanen terlambat. Kalau ingin meningkatkan indeks pertanaman, maka fasilitas pertanian harus siap agar biaya produksi bisa ditekan dan waktu kerja lebih efisien,” kata Monika.
Kebutuhan alsintan tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan indeks pertanaman di kawasan persawahan Waikomo. Peralatan yang memadai dapat membantu mempercepat proses pengolahan lahan, penanaman, hingga pemanenan.
Saat ini, luas areal persawahan Waikomo yang sedang diolah mencapai 38 hektare. Dengan produktivitas tiga ton gabah per hektare, kawasan tersebut berpotensi menghasilkan sekitar 114 ton gabah dalam satu musim panen.
Peningkatan produksi membutuhkan dukungan sarana yang memadai dari tahap awal hingga pascapanen. Keterlambatan pada salah satu tahapan dapat memengaruhi waktu tanam berikutnya dan peluang peningkatan jumlah musim panen.
Petani juga mengusulkan dukungan sarana produksi lain, termasuk benih unggul dan perbaikan jaringan irigasi. Kebutuhan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas lahan dan menekan biaya produksi.
Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengatakan pemerintah daerah akan berupaya memenuhi kebutuhan alsintan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah. Pemerintah juga menargetkan persoalan jaringan irigasi di kawasan Waikomo dapat dituntaskan secara bertahap hingga 2028.
Dengan dukungan irigasi, benih, dan alsintan yang memadai, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lahan. Penguatan sarana produksi juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan kawasan pertanian yang lebih efisien dan mendukung ketahanan pangan Lembata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....