Jembatan Paubokol Direncanakan Buka Jalur tengah Lembata

  • 19 Agt 2026 19:50 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata – Pemerintah Kabupaten Lembata menyebut rencana pembangunan jembatan di wilayah Paubokol sebagai bagian dari pengembangan jalur tengah. Rencana tersebut disampaikan saat peresmian tiga Jembatan Garuda di Desa Lodotodokowa, Kecamatan Lebatukan, Kamis 13 Agustus 2026.

Jembatan Paubokol diharapkan dapat memperluas konektivitas masyarakat dalam jangka panjang. Akses tersebut diarahkan untuk memperpendek perjalanan dari wilayah Lodotodokowa menuju Desa Atanila hingga Nilanapo.

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengatakan jalur tengah tersebut memiliki potensi besar bagi pengembangan akses wilayah. Pernyataan itu disampaikannya setelah menerima informasi mengenai rencana pembangunan jembatan di Paubokol.

“Tadi Pak Dandim sempat berbisik akan adanya pembangunan jembatan di Paubokol, jalur tengah. Jalur ini jangka panjangnya luar biasa,” ujar Bupati Kanisius Tuaq.

Rencana pembangunan tersebut melanjutkan upaya pembukaan akses yang telah dilakukan melalui tiga Jembatan Garuda di Lodotodokowa. Ketiganya terdiri atas Jembatan Aramco Wailoro 10 meter, Wainili 1 sepanjang 5 meter, dan Wainili 2 sepanjang 12 meter.

Pengembangan jalur tengah dapat memberikan manfaat bagi mobilitas masyarakat apabila pembangunan direalisasikan. Akses yang lebih pendek berpotensi mempermudah perjalanan warga sekaligus mendukung pergerakan barang dan hasil pertanian.

Namun, pembangunan jalur penghubung membutuhkan perencanaan dan dukungan infrastruktur secara menyeluruh. Selain jembatan, kondisi jalan penghubung dan pemeliharaan infrastruktur perlu menjadi bagian dari pengembangan akses.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait perlu memastikan setiap rencana pembangunan berdasarkan kebutuhan dan kondisi lapangan. Keterlibatan masyarakat juga penting agar pembangunan infrastruktur memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Jika terealisasi, jalur tengah tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Lembata. Infrastruktur ini juga berpotensi membuka akses ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah yang selama ini membutuhkan penghubung antardesa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....