Moderasi Beragama Jaga Anak Muda Hadapi Perbedaan
- 19 Agt 2026 19:21 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende-Moderasi beragama dinilai penting bagi anak muda untuk tetap teguh menjalankan keyakinan tanpa menutup diri terhadap kelompok yang berbeda. Sikap tersebut diperlukan di tengah ruang digital yang mempertemukan masyarakat dengan beragam agama, budaya, dan cara hidup.
Pater Charles Lamaberaf, S.Fil., M.Sc menyampaikan hal itu dalam program Obrolan SPADA di Pro 2 RRI Ende, Selasa 11 Agustus 2026. Ia menilai anak muda perlu memiliki akar yang kuat dalam keyakinannya sekaligus terbuka terhadap perubahan zaman.
Menurut Pater Charles, perkembangan media sosial membuat perjumpaan antarkelompok semakin luas. Namun, ruang yang sama juga dapat mempercepat penyebaran prasangka, stereotip, fanatisme, dan kebencian.
“Iman yang dewasa itu tidak membutuhkan musuh untuk membuktikan dirinya benar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, moderasi bukan berarti mengurangi keyakinan seseorang. Moderasi justru mendorong seseorang tetap menjalankan iman secara utuh, tetapi mampu menghormati orang lain yang memiliki keyakinan berbeda.
Sikap kritis juga diperlukan ketika anak muda menerima konten keagamaan maupun isu sosial di media digital. Tidak semua informasi perlu diterima, tetapi perbedaan pandangan juga tidak semestinya berujung pada permusuhan.
Pater Charles mendorong anak muda untuk mampu menyatakan ketidaksetujuan dengan tetap menghormati pilihan orang lain. Sikap tersebut dinilai menjadi bagian dari kedewasaan dalam beragama sekaligus modal untuk menjaga kehidupan sosial di tengah keberagaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....