FKUB dan Kemenag Manggarai Timur Perkuat Toleransi Lewat Dialog Kerukunan di Elar

  • 28 Jul 2026 09:42 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Manggarai Timur bersama Kantor Kemenag Kabupaten Manggarai Timur menggelar Dialog Kerukunan Umat Beragama dari Sudut Pandang Berbagai Agama di Kecamatan Elar, Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti 38 peserta dan dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Elar, Timotius G.R. Madung.

Dalam sambutannya, Timotius mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan merawat kerukunan yang selama ini telah terbangun dengan baik di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa kerukunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, melainkan kewajiban seluruh masyarakat.

Menurutnya, semangat saling menghormati dan hidup berdampingan secara damai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman agama dan budaya yang ada di Kecamatan Elar. Dialog menghadirkan empat narasumber dari berbagai agama. Romo Simon Nama didampingi Donatus Jelatu memaparkan tugas dan peran FKUB serta landasan toleransi dari perspektif Katolik.

Kota Njadi dari GMIT menyampaikan materi tentang membangun kerukunan dalam bingkai kasih Kristus, sementara Pdt. Alfred Karundeng dari GPDI mengulas praktik kasih persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Dari agama Hindu, I Nengah Budjana menjelaskan pandangan Hindu mengenai pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Seluruh pemateri menekankan pentingnya menghargai perbedaan, memperkuat komunikasi, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai perekat persatuan.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan dan penandatanganan deklarasi bersama tentang komitmen memupuk serta merawat toleransi di Kecamatan Elar. Deklarasi tersebut memuat kesepakatan untuk menolak segala bentuk intoleransi, ujaran kebencian, dan tindakan yang berpotensi mengganggu keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian dan persaudaraan.

ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur, Yohanes Sudarmin Sion, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti dialog tersebut. Menurutnya, partisipasi warga menunjukkan bahwa kesadaran menjaga kerukunan telah tumbuh kuat di tengah masyarakat. “Antusias masyarakat Elar sangat luar biasa. Ini bukti bahwa kesadaran menjaga kerukunan sudah tumbuh kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di kecamatan lain sebagai upaya memperkuat moderasi beragama dan menjaga keharmonisan sosial di seluruh wilayah Manggarai Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....