Anak Muda Diminta Kritis Hadapi Media Sosial
- 19 Agt 2026 21:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende-Anak muda diminta menggunakan media sosial secara kritis agar tidak mudah terseret konten yang memicu prasangka, fanatisme, maupun permusuhan terhadap kelompok berbeda. Sikap terbuka terhadap perkembangan digital perlu diimbangi kemampuan menyaring informasi.
Pesan tersebut disampaikan Pater Charles Lamaberaf, S.Fil., M.Sc dalam program Obrolan SPADA di Pro 2 RRI Ende, Selasa 11 Agustus 2026. Menurutnya, perkembangan teknologi memperluas ruang perjumpaan, tetapi sekaligus membuka ruang penyebaran stereotip dan kebencian secara cepat.
Pater Charles menilai anak muda perlu memiliki prinsip yang kuat ketika berhadapan dengan berbagai konten digital. Keterbukaan terhadap perkembangan zaman tidak berarti menerima seluruh informasi tanpa pertimbangan.
“Berani berbeda tanpa bermusuhan,” kata Pater Charles.
Ia menjelaskan, sikap kritis harus dibangun berdasarkan filter yang terbentuk dari agama, keluarga, pendidikan, lingkungan, serta pengalaman perjumpaan dengan orang lain. Filter tersebut membantu anak muda membedakan informasi yang sesuai dengan nilai yang diyakini.
Menurutnya, media sosial tetap dapat menjadi ruang untuk memperkuat iman apabila digunakan secara tepat. Sebaliknya, konten yang menumbuhkan prasangka terhadap kelompok lain dapat berdampak pada cara seseorang memandang perbedaan.
Karena itu, anak muda diarahkan tetap memanfaatkan platform digital tanpa menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk bermusuhan. Kemampuan menyaring informasi diharapkan membantu mereka mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menjaga kehidupan sosial yang saling menghormati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....