Kapolri Bawa Harapan untuk Anak-Anak Pengungsi Gempa Lamba Leda Utara

  • 18 Agt 2026 23:18 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Timur - Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Posko Pengungsian Ronting, Desa Satar Kampas, bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Selasa 18 Agustus 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sekitar 500 pengungsi sekaligus menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa.

Di lokasi, sekitar 500 jiwa masih bertahan di posko setelah meninggalkan rumah akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut. Situasi pengungsian membuat kebutuhan dasar dan perhatian khusus terhadap anak-anak menjadi bagian penting dalam penanganan bencana di lapangan.

Kapolri membawa satu boks mainan anak-anak yang langsung diperuntukkan bagi anak-anak pengungsi di Posko Ronting pada kesempatan tersebut. Bantuan sederhana itu diharapkan memberi ruang bermain sekaligus mengurangi kejenuhan anak-anak selama menjalani hari-hari di pengungsian pascabencana ini.

Selain mainan, Polri menyalurkan 1.300 paket sembako, obat-obatan, tenda, selimut, ransum, spon, dan perlengkapan air untuk para pengungsi. Rangkaian bantuan itu menyasar kebutuhan sehari-hari pengungsi, sekaligus mendukung aktivitas mereka selama kondisi darurat masih berlangsung di posko.

Kehadiran Kapolri juga memberi dukungan moril kepada warga yang menghadapi ketidakpastian setelah rumah mereka terdampak gempa di wilayah. Interaksi langsung dengan pengungsi membuat penyaluran bantuan tidak berhenti pada distribusi barang, tetapi menyentuh kebutuhan psikologis warga setempat.

Bagi anak-anak, keberadaan mainan memberi kesempatan beraktivitas dan bermain di tengah rutinitas pengungsian yang jauh dari kehidupan normal. Perhatian terhadap kebutuhan anak dinilai penting karena suasana pengungsian dapat membatasi ruang bermain dan menambah tekanan emosional mereka.

Penyaluran bantuan di Ronting memperlihatkan penanganan bencana tidak hanya berfokus pada kebutuhan fisik, tetapi juga pemulihan sosial warga. Di tengah keterbatasan, dukungan tersebut menjadi penguat bagi pengungsi untuk melewati masa darurat sambil menunggu kondisi kembali stabil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....