Imigrasi Labuan Bajo Salurkan 1 Ton Beras untuk Korban Gempa di Sano Nggoang
- 18 Agt 2026 15:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Barat membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Sano Nggoang, Senin 17 Agustus 2026.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian M, bersama Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Ida Bagus Ari Bramiartha, turut terlibat dalam pendistribusian bantuan. Bantuan berasal dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui Dinas Sosial berupa 1 ton beras yang disalurkan berdasarkan pendataan dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Sebelum pendistribusian, rombongan mengikuti koordinasi di BPBD Kabupaten Manggarai Barat terkait penanganan masyarakat terdampak bencana. Tim kemudian berangkat dari Labuan Bajo bersama sejumlah perangkat daerah dan tiba di Kecamatan Sano Nggoang sekitar pukul 19.00 WITA. Bantuan diterima Camat Sano Nggoang, Alfonsius Arfon, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat.
Dari total bantuan tersebut, sebanyak 230 kilogram atau 23 karung beras disalurkan ke Desa Golo Mbu dan 310 kilogram atau 31 karung ke Desa Golo Ndaring. Sementara 460 kilogram atau 46 karung diserahkan kepada Kantor Camat Sano Nggoang untuk didistribusikan ke desa lainnya berdasarkan hasil pendataan dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Charles mengatakan keterlibatan jajaran Imigrasi Labuan Bajo merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam menangani dampak bencana dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami turut membantu menyalurkan bantuan yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kepada masyarakat yang terdampak. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Charles dalam keterangannya, Selasa 18 Agustus 2026.
Selain menyalurkan bantuan, jajaran Imigrasi Labuan Bajo juga berdiskusi dengan pemerintah desa mengenai jumlah warga terdampak, kondisi masyarakat, serta kebutuhan yang masih diperlukan pascagempa. Charles juga menyampaikan doa dan belasungkawa kepada korban meninggal dunia serta masyarakat yang terdampak bencana.
“Semoga kondisi pascagempa dapat segera membaik, masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan tenang, serta gempa susulan yang masih terjadi dapat segera berhenti. Semoga proses evakuasi, penanganan, dan pemulihan berjalan lancar,” ungkap Charles.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....