Yayasan Puge Figo Lindungi 25 Mata Air Ngada
- 18 Agt 2026 15:41 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ngada- Yayasan Puge Figo memperkuat perlindungan mata air di Kabupaten Ngada melalui penanaman pohon dan edukasi masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk menjaga ketersediaan sumber air sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.
Ketua Yayasan Puge Figo, Partisius Januarius Djena Mengatakan program perlindungan mata air dilakukan melalui divisi reforestasi dan divisi agronomi. Reforestasi bekerja pada areal pelindung mata air melalui penanaman dan pemagaran, sementara agronomi mengembangkan sistem agroforestri sebagai kawasan penyangga. Hal ini disampaiakanya kepada RRI Ende, Jumat 7 Agustus 2026.
Pada 2025, Yayasan Pug Figo melakukan intervensi pada 25 mata air dengan menanam sekitar 8.000 anakan. Kegiatan tersebut juga mencakup edukasi kepada masyarakat pengguna dan masyarakat yang tinggal di sekitar sumber mata air.
Pengelolaan mata air juga dinilai membutuhkan aturan di tingkat desa agar upaya pelestarian tetap berjalan meski program yayasan nantinya berpindah ke wilayah lain. Regulasi desa diarahkan untuk memberikan kepastian keberlanjutan pengelolaan sumber air.
“Jadi memang butuh regulasi di tingkat desa karena Yayasan Pugvigo tentu pasti berpindah aktivitas,” kata narasumber Yayasan Puge Figo.
Yayasan Puge Figo juga melihat perlunya kerja sama antarwilayah, terutama ketika mata air berada di satu desa tetapi dimanfaatkan masyarakat dari desa lain. Kesepakatan bersama diperlukan untuk menentukan areal yang diperuntukkan khusus bagi pelestarian mata air.
Ke depan, pelestarian mata air diarahkan tidak hanya melalui penanaman, tetapi juga edukasi dan penguatan regulasi desa. Masyarakat diharapkan ikut menjaga sumber air dengan menghindari pembuangan sampah, tidak membawa ternak langsung ke mata air, serta mencegah pembakaran dan penebangan pohon.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....