322 KK Warga Longos Mengungsi, Polres Mabar Datang Bawa Bantuan
- 18 Agt 2026 08:27 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat – Sebanyak 322 kepala keluarga (KK) di Pulau Longos, Desa Pontianak, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, memilih mengungsi ke wilayah perbukitan setelah gempa bumi mengguncang Flores. Di tengah kondisi tersebut, Polres Manggarai Barat mendatangi lokasi pengungsian untuk menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga, Senin (17/8/2026).
Warga mengungsi secara mandiri karena masih mengalami trauma akibat guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 serta kekhawatiran terhadap gempa susulan. Sebanyak 10 titik pemukiman darurat didirikan warga di kawasan perbukitan dengan menggunakan terpal sebagai tempat berlindung sementara.
Kondisi tersebut mendapat perhatian setelah informasi mengenai situasi warga beredar melalui media sosial. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. menginstruksikan jajaran Polres Manggarai Barat untuk segera memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K. kemudian mengerahkan personel gabungan Sat Polairud Polres Manggarai Barat bersama Polsek Komodo untuk membawa bantuan melalui jalur laut menuju Pulau Longos.
“Bapak Kapolda NTT memberikan instruksi tegas kepada kami bahwa keselamatan dan kesejahteraan jiwa masyarakat, terutama di pulau-pulau terluar dan terpencil, adalah prioritas utama Polri saat bencana terjadi,” kata Christian.
Tim yang dipimpin Kasat Polairud Polres Manggarai Barat IPTU Leonardo Marpaung, S.IP., S.H., bersama Kapolsek Komodo IPDA Adhar, S.H., dan jajaran Bhabinkamtibmas berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo pukul 15.43 WITA menggunakan speedboat patroli Polairud.
Sekitar pukul 17.00 WITA, personel tiba di pesisir Pulau Longos. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan menyusuri jalur pendakian menuju lokasi pengungsian di kawasan perbukitan untuk menemui warga dan menyalurkan bantuan secara langsung.
Bantuan yang dibawa berupa 10 dos paket sembako, 10 galon air bersih, 10 dos makanan siap saji berupa mi instan, serta 114 buah popok untuk bayi dan balita.
Christian mengatakan bantuan tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak masyarakat di lokasi pengungsian, khususnya kelompok rentan seperti balita dan lansia.
“Di lokasi pengungsian ketinggian, krisis utama yang dihadapi warga adalah ketersediaan air bersih dan kebutuhan dasar untuk balita serta lansia,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan, personel Polres Manggarai Barat juga berkoordinasi dengan tenaga medis Puskesmas Pembantu/Puskesdes Desa Pontianak. Dari hasil koordinasi tersebut, warga masih membutuhkan sejumlah obat-obatan, antara lain untuk hipertensi, diare, dan demam anak, serta susu formula, fasilitas sanitasi atau MCK darurat dan tambahan air bersih.
Kapolres Manggarai Barat mengatakan kebutuhan lanjutan tersebut telah didata untuk dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Dinas Kesehatan.
“Data kebutuhan medis serta fasilitas sanitasi yang dihimpun tim di lapangan telah kami petakan. Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar penyaluran bantuan tahap berikutnya dapat menutupi seluruh kebutuhan medis dan sanitasi warga di perbukitan Pulau Longos,” katanya.
Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan tidak ditemukan kerusakan fisik berat pada struktur permukiman warga. Namun, masyarakat masih memilih bertahan di perbukitan karena trauma dan kekhawatiran terhadap gempa susulan.
Christian mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Warga diminta mengikuti informasi resmi BMKG serta arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau warga Pulau Longos dan seluruh masyarakat Manggarai Barat untuk tetap tenang, jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Seluruh rangkaian penyaluran bantuan berakhir sekitar pukul 18.55 WITA. Kehadiran personel kepolisian di tengah warga pengungsi menjadi bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan yang terdampak gempa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....