BNPB Tempatkan Pos Pendamping Nasional di Maumere

  • 18 Agt 2026 07:51 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menempatkan dua Pos Pendamping Nasional di kawasan Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, sebagai pusat pendukung distribusi bantuan logistik bagi wilayah terdampak gempa. Pos tersebut melayani kebutuhan bantuan untuk Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende selama masa tanggap darurat.

Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, menjelaskan penempatan pos dilakukan berdasarkan pertimbangan teknis dan operasional di lapangan. Hal itu disampaikannya saat meninjau pendistribusian bantuan logistik di Posko BPBD Kabupaten Sikka, Senin 17 Agustus 2026, didampingi Plt. Sekda Sikka Margaretha Movaldes da Maga Bapa.

Bambang mengatakan, kondisi operasional sejumlah bandara lain masih menghadapi kendala teknis untuk mendukung pendaratan pesawat pembawa bantuan. Karena itu, Maumere dipilih sebagai salah satu titik yang dinilai mampu menopang operasi logistik sekaligus menjangkau dua kabupaten terdampak.

“Penempatan posko di Maumere ini ada pertimbangan teknis. Ada dua bandara lainnya yang secara teknis masih terkendala untuk pendaratan,” ujar Bambang.

Selain akses udara, konektivitas transportasi darat menjadi alasan lain penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere. Dari kota tersebut, bantuan dapat segera dimobilisasi menggunakan jalur darat menuju berbagai wilayah terdampak di Sikka maupun untuk mendukung kebutuhan di Kabupaten Ende.

Bambang menegaskan, keberadaan pusat distribusi di Maumere bukan berarti bantuan untuk daerah lain dipusatkan atau hanya diprioritaskan bagi Sikka. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi operasi nasional untuk menemukan titik logistik yang paling memungkinkan dalam mempercepat pergerakan bantuan.

“Ini bukan persoalan bantuan dipusatkan di Sikka, tetapi bagaimana kita mencari titik yang secara teknis paling memungkinkan untuk mempercepat distribusi ke dua wilayah, Sikka dan Ende,” katanya.

Ia menyebut kecepatan, keamanan, aksesibilitas, serta kemampuan distribusi menjadi faktor penting dalam menentukan lokasi pendukung logistik saat tanggap darurat. Pertimbangan tersebut diperlukan agar bantuan yang datang dapat segera bergerak menuju masyarakat yang membutuhkan.

Plt. Sekda Sikka Margaretha Movaldes da Maga Bapa mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan BNPB, BPBD, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya. Koordinasi dilakukan agar bantuan yang masuk dapat segera diterima dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Pemerintah Kabupaten Sikka juga terus memperbarui data korban, kerusakan bangunan, fasilitas umum, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penentuan prioritas bantuan. Dengan dukungan Pos Pendamping Nasional BNPB di Maumere, proses penerimaan hingga distribusi logistik diharapkan berlangsung lebih cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....