Gempa Rusak 15 Rumah Warga Desa Fataatu Timur

  • 18 Agt 2026 07:51 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sebanyak 15 rumah warga di Desa Fataatu Timur mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kerusakan bervariasi, mulai dari dinding retak, keramik pecah, hingga bagian dinding rumah yang hancur.

Kepala Desa Fataatu Timur, Ishak Abel Do, kepada RRI, Senin, 17 Agustus 2026, mengatakan kerusakan juga terjadi pada tiga fasilitas MCK, satu sekolah dasar, serta Gereja Kuasi Paroki Santo Mateus Lewumbangga. “Untuk kerusakan lebih banyak berupa retak-retak di dinding, ada juga dinding yang hancur di bagian depan maupun samping,” ujarnya.

Gempa dan gempa susulan yang terus terjadi turut memengaruhi kondisi psikologis warga. Terutama ibu-ibu dan anak-anak mengalami trauma dan langsung panik ketika merasakan getaran atau mendengar bunyi yang dianggap sebagai tanda gempa.

Untuk mengantisipasi risiko gempa susulan, masyarakat melakukan pengungsian secara mandiri. Warga memilih beraktivitas di luar rumah dan mendirikan tenda darurat secara swadaya, terutama pada malam hari.

Ishak Abel Do mengatakan hingga Senin, 17 Agustus 2026, belum ada bantuan langsung maupun penanganan dari BPBD atau pemerintah kabupaten dan provinsi. “Sampai saat ini belum ada, kita hanya masih sebatas monitoring untuk melihat kondisi keadaan kerusakan di wilayah Desa Fataatu Timur,” katanya.

Sementara itu, lima warga mengalami luka ringan saat gempa awal terjadi. Luka tersebut diduga terjadi akibat kepanikan warga yang sebagian masih berada di dalam rumah ketika gempa mengguncang wilayah tersebut.

Pemerintah desa masih melakukan pendataan terhadap kerusakan infrastruktur lainnya di wilayah Fataatu Timur. Warga juga diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama gempa susulan masih terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....