Labuan Bajo Tetap Berdenyut Pascagempa, Wisata Berjalan Normal

  • 17 Agt 2026 18:06 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat— Aktivitas pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, dipastikan tetap berjalan normal setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Sebagian besar daya tarik wisata dan fasilitas penunjang pariwisata dilaporkan dalam kondisi aman.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat, Peter A. Rasyid, mengatakan hanya dua destinasi yang mengalami kerusakan ringan, yakni Puncak Waringin dan Ngalor Kalo di Kecamatan Lembor. “Hanya ada dua DTW yang mengalami kerusakan ringan pascagempa, yakni Puncak Waringin dan Ngalor Kalo di Kecamatan Lembor. Selain dari dua lokasi itu, seluruh DTW lainnya berada dalam kondisi aman,” ujar Peter.

Meski mayoritas destinasi tetap aman, pemerintah mengambil langkah antisipasi dengan menutup sementara DTW Gua Rangko. Penutupan dilakukan berdasarkan hasil koordinasi dengan berbagai pihak demi mengutamakan keselamatan wisatawan. Seluruh aktivitas di kawasan tersebut dihentikan sementara hingga kondisi dinyatakan aman untuk kembali menerima pengunjung.

Di sektor akomodasi, aktivitas perhotelan juga masih berjalan seperti biasa. Peter menyebut hanya Hotel Jayakarta yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup signifikan akibat gempa. Hingga kini belum terdapat laporan korban jiwa maupun kerusakan pada hotel lainnya. Sementara itu, Dinas Pariwisata bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap kemungkinan adanya wisatawan yang terdampak gempa untuk memastikan informasi di lapangan akurat.

Aktivitas wisata bahari di Labuan Bajo juga tetap berlangsung di tengah situasi pascagempa. Berdasarkan data Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat hingga pukul 14.27 WITA, tercatat sebanyak 251 kapal wisata telah meninggalkan Pelabuhan Labuan Bajo menuju sejumlah destinasi. Dari jumlah tersebut, sekitar 102 hingga 109 kapal merupakan kapal Live on Board (LOB), menunjukkan aktivitas pelayaran wisata masih cukup tinggi.

Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memastikan pemantauan terhadap destinasi wisata dan industri pariwisata terus dilakukan untuk menjamin keamanan wisatawan maupun pelaku usaha. Meski terdapat sejumlah kerusakan ringan hingga sedang, aktivitas pariwisata di Labuan Bajo tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan. Kondisi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa geliat pariwisata Labuan Bajo masih bertahan dan tetap menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah di tengah situasi pascagempa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....