Warga Nangadhero Bertahan di Pengungsian, Butuh Logistik dan Layanan Kesehatan
- 17 Agt 2026 17:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Nagekeo - Warga Desa Nangadhero, yang berada di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, yang terdampak gempa bumi kini mengungsi di sejumlah titik pengungsian. Beberapa titik pengungsian diantaranya di Aeramo, Nggolombay, Kelurahan Danga, Kelurahan Mbay 1 dan di Kelurahan Lape.
Salah satu lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak berada di Kelurahan Lape tepatnya di Dedewuwu, yang diperkirakan menampung sekitar 500 hingga 600 jiwa. Para pengungsi memilih meninggalkan rumah karena khawatir terhadap kondisi bangunan dan potensi gempa susulan.

Di lokasi pengungsian, kebutuhan logistik menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi warga. Sekretaris Desa Nangadhero, Paternus Agung Rewa Bay kepada RRI mengatakan, para pengungsi membutuhkan bahan makanan seperti beras, mi instan, telur, serta kebutuhan pangan lainnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini membuat warga berharap adanya bantuan segera dari pemerintah maupun berbagai pihak agar kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi selama berada di tempat pengungsian.
“Warga kami yang terdampak gempa bumi saat ini masih berada di beberapa lokasi pengungsian yang tersebar di beberapa kelurahan yang ada di kecamatan Aesesa. Yang paling banyak ada di tenda pengungsian Dedewuwu, itu sekitar 500 hingga 600 jiwa,”kata Agung,

Selain makanan, warga juga masih mengalami kekurangan tenda, selimut, dan perlengkapan mandi. Keterbatasan fasilitas tersebut membuat kondisi pengungsian belum sepenuhnya nyaman, terutama bagi warga yang harus bertahan dalam situasi darurat bersama keluarga. Bantuan perlengkapan dasar dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan warga selama masa pengungsian.
Kebutuhan lain yang mulai mendesak adalah pelayanan kesehatan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia. Hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan penanganan kesehatan secara memadai, sementara sebagian pengungsi dari kelompok tersebut dilaporkan mengalami kondisi yang kurang baik. Kehadiran tenaga medis dan layanan kesehatan di titik-titik pengungsian dinilai penting untuk mencegah kondisi kesehatan warga semakin memburuk.

Warga Desa Nangadhero berharap pemerintah dan pihak terkait segera memperkuat penanganan di lokasi pengungsian, baik melalui distribusi bahan makanan, penyediaan tenda dan perlengkapan dasar maupun pelayanan kesehatan. Mereka juga meminta pendataan kebutuhan dilakukan secara menyeluruh agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran, terutama kepada kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....