YCBMX Racing School Jadi Ruang Pembinaan Atlet BMX di Yogyakarta
- 16 Agt 2026 22:23 WIB
- Ende
Poin Utama
- YCBMX Racing School didirikan sejak 2017 dan menjadi salah satu ruang pembinaan olahraga BMX di Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Sekolah BMX ini menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga sepeda BMX.
- Muhammad Tegar Allam Tsany selaku Sekretaris Umum Ikatan Cycling Federation DIY dan pendiri YCBMX Racing School mendirikan sekolah ini berawal dari keinginan memberikan ruang pembinaan bagi masyarakat.
RRI.CO.ID, Yogyakarta — YCBMX Racing School menjadi salah satu ruang pembinaan olahraga BMX di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sekolah BMX yang didirikan sejak 2017 tersebut menjadi wadah bagi anak-anak dan generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga sepeda BMX.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum Ikatan Cycling Federation (ICF) D.I. Yogyakarta sekaligus pendiri dan pelatih YCBMX Racing School, Muhammad Tegar Allam Tsany, dalam wawancara bersama RRI, Minggu, 16 Agustus 2026. Allam mengatakan, keberadaan YCBMX Racing School berawal dari keinginannya untuk memberikan ruang pembinaan bagi masyarakat.
Menurutnya, BMX tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengendarai sepeda dan mengikuti perlombaan. Proses latihan juga menjadi bagian penting dalam membentuk kedisiplinan, keberanian, konsistensi, serta mental seorang atlet.
Sejak berdiri pada 2017, YCBMX Racing School terus menjalankan kegiatan pembinaan dengan memberikan latihan secara bertahap sesuai kemampuan dan usia peserta. Pembinaan diarahkan agar peserta memahami teknik dasar terlebih dahulu sebelum berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
| Baca juga: TBAM Perluas Ruang Belajar Pelajar SMP |
Allam menjelaskan, pembinaan atlet membutuhkan proses yang berkelanjutan. Kemampuan seorang atlet tidak dapat dibentuk secara instan karena diperlukan latihan rutin, pendampingan pelatih, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan.
Selain kemampuan teknis, menurut Tegar, aspek mental juga menjadi bagian penting dalam pembinaan BMX. Atlet perlu belajar menghadapi tantangan, menerima hasil pertandingan, mengevaluasi kesalahan, dan kembali berlatih untuk meningkatkan kemampuan.
Keberadaan sekolah BMX juga diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi anak-anak yang memiliki potensi untuk berkembang hingga ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang dilakukan sejak usia muda, potensi atlet dapat diarahkan secara lebih terstruktur.
Sebagai pelatih sekaligus pengurus ICF D.I. Yogyakarta, Allam melihat komunitas dan sekolah olahraga memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet. Komunitas menjadi ruang untuk bertemu, berlatih, berbagi pengalaman, sekaligus membangun semangat berkompetisi secara sehat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....