Polda NTT Salurkan Bantuan Darurat Korban Gempa Ende
- 16 Agt 2026 18:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan darurat kepada keluarga korban pascagempa di Kabupaten Ende, Minggu 16 Minggu 2026. Bantuan diserahkan langsung Kapolda NTT Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.,, bersama sejumlah pejabat daerah dan pemerintah pusat di Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta Ketua DPRD NTT Ir. Emelia Julia Nomleni. Mereka datang untuk memastikan penanganan warga terdampak berjalan dan kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera dipenuhi.
Kapolda NTT mengatakan, kedatangan jajaran Polda NTT bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT juga untuk mendampingi Menteri Pekerjaan Umum meninjau langsung lokasi terdampak bencana. Peninjauan dilakukan sekaligus untuk menyerahkan bantuan darurat kepada keluarga korban.
“Polda NTT bersama Forkopimda Provinsi NTT mendampingi Menteri Pekerjaan Umum meninjau langsung lokasi bencana guna menyerahkan bantuan darurat kepada keluarga korban,” ujar Irjen Pol. Rudi Darmoko kepada media.
Menurut Rudi, sebelum turun ke Kabupaten Ende, jajaran Polda NTT telah melakukan peninjauan langsung ke wilayah Kabupaten Sikka yang juga terdampak bencana. Setelah dari Sikka, jajaran kepolisian kembali bergerak ke Ende untuk memastikan warga terdampak mendapatkan pendampingan dan bantuan.
Ia menegaskan, seluruh kapolres dan jajaran telah diarahkan untuk memprioritaskan pertolongan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana. Selain membantu proses penanganan di lapangan, kepolisian juga fokus mendistribusikan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
“Saat ini kami fokus menolong korban dan juga mendistribusikan makanan, minuman, pakaian, serta kebutuhan pokok yang diperlukan para korban bencana ini,” kata Rudi.
Kapolda NTT juga memerintahkan para kapolres dan kapolsek jajaran melakukan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga untuk mengungsi. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan rumah warga, meskipun sejumlah bangunan belum dinyatakan layak untuk ditempati kembali.
Rudi memastikan jajaran kepolisian akan terus berada di tengah masyarakat selama proses penanganan pascabencana berlangsung. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah terdampak gempa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....