Ketua PGRI Flotim, Pendidikan dan Guru Harus Jadi Prioritas Nasional
- 16 Agt 2026 16:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID. Flores Timur - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Flores Timur menyerukan agar pendidikan dan guru ditempatkan sebagai agenda strategis pembangunan nasional. PGRI menilai kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan teknologi, tetapi terutama oleh kualitas sumber daya manusia yang menjadi pengelolanya.
Ketua PGRI Kabupaten Flores Timur, Maksimus Masan Kian, mengatakan momentum 81 tahun Indonesia merdeka harus menjadi kesempatan untuk kembali melihat bagaimana negara memperlakukan guru sebagai salah satu aktor utama pendidikan. “Kita tidak sedang berbicara hanya tentang kesejahteraan guru, tetapi tentang masa depan Indonesia,” ujar Maksimus dalam siaran persnya, Minggu 16 Agustus 2026.
Menurut dia, apabila guru yang bertugas mendidik generasi bangsa masih bekerja dalam ketidakpastian, kondisi tersebut pada akhirnya turut mempertaruhkan masa depan bangsa. Karena itu, negara dinilai perlu memberikan perhatian serius terhadap kepastian profesi, perlindungan hukum, pengembangan karier, dan kesejahteraan guru.
Maksimus mengatakan Pengurus Besar (PB) PGRI secara nasional akan terus mengawal pembentukan dan penyempurnaan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Regulasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem pendidikan yang berpihak kepada kepentingan peserta didik sekaligus memberikan kepastian bagi guru sebagai pelaksana utama pendidikan.
Menurutnya, regulasi pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada kurikulum, kelembagaan, dan capaian pembelajaran. Di dalamnya harus terdapat keberpihakan yang jelas terhadap guru, mulai dari kepastian profesi, pengembangan karier, perlindungan hukum, hingga jaminan kesejahteraan.
“Jangan sampai kita memiliki sistem pendidikan yang bagus di atas kertas, tetapi guru yang menjadi pelaksana utamanya justru terus berhadapan dengan ketidakpastian,” ujar Maksimus. Ia kembali menegaskan, kualitas sistem pendidikan yang sangat bergantung pada kepastian dan dukungan yang diberikan kepada para guru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....