Pemkab Ende Percepat Pendataan Dampak Gempa dan Penanganan Korban
- 15 Agt 2026 16:24 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende - Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, bergerak melakukan pendataan terhadap dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah tersebut. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan cepat dan terkoordinasi.
Wakil Bupati Ende, Dominikus Minggu, Sabtu 15 Agustus 2026 mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam menangani dampak gempa. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses penanganan di lapangan dapat berjalan secara efektif.
Dominikus meminta para camat, lurah, kepala desa, serta seluruh perangkat pemerintahan segera melakukan pendataan dampak gempa di wilayah masing-masing. Hasil pendataan tersebut diminta segera dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Ende sebagai bahan penanganan lebih lanjut.
Penanganan terhadap korban, khususnya warga yang mengalami cedera, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. "Pemerintah Kabupaten Ende juga berkoordinasi dengan puskesmas untuk memperoleh laporan mengenai kondisi korban serta melakukan evakuasi pasien dari wilayah terdampak ke rumah sakit," katanya.
Wabub Domi kemukakan, saat ini Bupati Ende telah membuka posko di rumah sakit untuk mendukung penanganan kondisi darurat akibat gempa. Posko tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam memberikan pelayanan kepada warga yang membutuhkan penanganan medis.
Pemerintah Kabupaten Ende mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi pascagempa. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di dalam rumah untuk sementara waktu sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Selain melakukan pendataan secara langsung, pemerintah meminta aparat di tingkat kecamatan dan desa mendokumentasikan dampak gempa melalui foto dan video. Dokumentasi tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah daerah sebagai bahan untuk menentukan langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku.
Hingga saat ini, proses pendataan korban dan kerusakan akibat gempa masih berlangsung di sejumlah wilayah. Tim SAR bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan unsur terkait lainnya terus melakukan koordinasi serta upaya evakuasi terhadap warga di wilayah terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....