Asah Kesiapsiagaan, Polres Flores Timur Simulasikan Sispam Mako dan Dalmas

  • 13 Agt 2026 13:24 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Polres Flores Timur menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando dan pengendalian massa untuk menguji kesiapsiagaan personel. Kegiatan tersebut berlangsung Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 08.30 WITA, sebagai bagian penguatan kemampuan menghadapi gangguan keamanan.

Simulasi diikuti Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., bersama Wakapolres Kompol I Ketut Mastina, S.Sos., M.Sos. Hadir pula Kabag Ops AKP Eduardus Nuru, S.H., Kasat Samapta IPTU I Made Budana, para kabag, kasat, perwira, serta personel.

Latihan tersebut dirancang untuk menguji kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi yang berpotensi mengganggu keamanan markas. Personel mengikuti setiap tahapan simulasi dengan menerapkan pola bertindak sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan simulasi menjadi bagian penting kesiapsiagaan personel. Menurutnya, setiap anggota perlu memahami mekanisme pengamanan agar mampu merespons situasi secara cepat, tepat, dan terukur.

“Kegiatan ini bukan sekadar latihan, tetapi menjadi sarana menguji kesiapan personel agar mampu bertindak cepat, tepat, profesional,” ujar AKP Eliezer. Ia menambahkan, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian utama selama personel menjalankan setiap tahapan pengamanan dalam simulasi tersebut.

Dalam latihan Sispam Mako, personel diarahkan memahami pola pengamanan markas ketika menghadapi situasi yang membutuhkan respons cepat. Tahapan latihan dilakukan secara terukur untuk memastikan setiap personel memahami posisi dan tindakan yang harus dilakukan.

Selain pengamanan markas, personel juga mengikuti simulasi pengendalian massa yang membutuhkan koordinasi antarsatuan secara baik. Latihan tersebut menjadi sarana memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi dinamika massa sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Simulasi dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan pola komunikasi dan koordinasi antara unsur yang terlibat dalam pengamanan. Setiap personel dituntut mampu menjalankan perannya sekaligus menyesuaikan tindakan dengan perkembangan situasi di lapangan.

Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pimpinan untuk melihat kesiapan personel dalam menjalankan prosedur pengamanan secara langsung. Evaluasi terhadap kemampuan personel diperlukan agar setiap kekurangan dalam pelaksanaan latihan dapat segera diperbaiki.

Menurut Kasi Humas, kesiapsiagaan tidak hanya ditentukan kemampuan individu, tetapi juga kekuatan koordinasi dan komunikasi antarsatuan. Karena itu, latihan rutin diperlukan untuk menjaga kemampuan personel tetap siap menghadapi berbagai kemungkinan gangguan keamanan.

Polres Flores Timur berharap kemampuan yang diperoleh melalui simulasi dapat diterapkan ketika menghadapi situasi keamanan sebenarnya. Personel diharapkan mampu mengambil tindakan secara profesional dengan tetap memperhatikan prosedur dan keselamatan seluruh pihak.

Melalui simulasi Sispam Mako dan pengendalian massa, Polres Flores Timur terus memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. Langkah tersebut diharapkan mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....