Bupati Ende Sambut Pelayaran Perdana KMP Inerie II di Nangakeo

  • 08 Agt 2026 15:26 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menghadiri sekaligus menyambut pelayaran perdana KMP Inerie II di Pelabuhan Nangakeo, Kabupaten Ende, Kamis 6 Agustus 2026. Kehadiran kapal tersebut diharapkan memperkuat layanan transportasi laut bagi masyarakat Ende, Nagekeo, dan Ngada menuju berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef menyampaikan apresiasi kepada PT ASDP Indonesia Ferry atas kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ende menghadirkan layanan pelayaran baru. Menurutnya, operasional KMP Inerie II menjadi langkah penting memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus membuka akses transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Ia mengatakan selama ini masyarakat yang bepergian dari Ende menuju Kupang maupun sebaliknya masih bergantung pada transportasi udara dengan biaya relatif tinggi. Beroperasinya KMP Inerie II memberikan pilihan transportasi laut yang lebih ekonomis sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Bupati Yosef juga mengusulkan agar PT ASDP Indonesia Ferry membuka rute pelayaran langsung dari Ende menuju Waingapu dan Sabu. Pemerintah Kabupaten Ende, katanya, akan segera menyampaikan usulan resmi kepada manajemen ASDP agar rencana tersebut dapat dipertimbangkan lebih lanjut.

Menurut Bupati, penambahan rute pelayaran akan memperluas konektivitas antarpulau serta mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Nusa Tenggara Timur. Konektivitas yang semakin baik diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas perdagangan dan jasa transportasi.

Selain mendukung operasional kapal, Pemerintah Kabupaten Ende berkomitmen mengawasi aspek keselamatan pelayaran, kelayakan operasional, serta kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan. Komitmen tersebut diharapkan menjamin pelayanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pengguna jasa.

Bupati Yosef turut menyoroti kondisi Pelabuhan Nangakeo yang kerap terdampak banjir ketika hujan akibat luapan sungai di sisi utara kawasan pelabuhan. Ia meminta organisasi perangkat daerah terkait segera melakukan survei dan menyiapkan langkah penanganan agar aktivitas pelabuhan tidak terganggu.

Menurutnya, peningkatan aktivitas pelayaran akan berdampak pada tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Pelabuhan Nangakeo. Karena itu, pembenahan infrastruktur pelabuhan dinilai penting untuk mendukung kelancaran pelayanan dan pengembangan ekonomi masyarakat setempat.

Pelayaran perdana KMP Inerie II ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Operasi oleh Bupati Ende kepada manajemen PT ASDP Indonesia Ferry yang diwakili Capt. Hengki Franco Hanas. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, pejabat pemerintah daerah, manajemen ASDP, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....