BMKG Ingatkan Angin Kencang Masih Mengancam Wilayah NTT Hari Ini

  • 07 Agt 2026 13:25 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Eltari Kupang mengingatkan masyarakat Nusa Tenggara Timur agar mewaspadai potensi angin kencang yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di luar ruangan dan sektor transportasi.

Prakirawan BMKG Eltari Kupang, Listy Aziza, mengatakan peringatan dini angin kencang berlaku untuk Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Kabupaten Sabu Raijua. "Kami mengeluarkan peringatan dengan adanya waspada potensi angin kencang yang masih terjadi di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Sabu Raijua," ujarnya dalam siaran informasi cuaca BMKG.

Selain itu, BMKG memprakirakan cuaca di sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur pada pagi hingga malam hari didominasi kondisi cerah hingga berawan. Memasuki dini hari, terdapat potensi kabut di wilayah Soe, Ende, Borong, dan Ruteng sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Suhu udara di wilayah Nusa Tenggara Timur diprakirakan berkisar antara 21 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, wilayah Manggarai, Ngada, dan sebagian daerah dataran tinggi lainnya memiliki suhu yang lebih sejuk, yakni antara 14 hingga 25 derajat Celsius.

Untuk wilayah Ende dan sekitarnya, cuaca pada pagi hingga sore hari diprakirakan cerah hingga cerah berawan, sedangkan malam hari berawan. Pada dini hari terdapat potensi kabut dengan suhu udara berkisar 19 hingga 30 derajat Celsius dan angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 30 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar rumah. Informasi cuaca terkini diharapkan menjadi acuan dalam mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat perubahan kondisi atmosfer serta mendukung upaya mitigasi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....