BMKG Waspadai Gelombang Tinggi hingga 3,5 Meter

  • 15 Sep 2026 11:38 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – BMKG mewaspadai gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 3,5 meter di perairan selatan Sumba, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 15 September 2026 hingga Rabu, 16 September 2026. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran, terutama perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal feri.

Selain perairan selatan Sumba, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur. Wilayah tersebut meliputi Selat Ombai, perairan utara Timor, perairan utara Kupang dan Rote, serta perairan selatan Rote.

Prakirawan BMKG Maritim Tenau Kupang, Salsabila Nadhifvira, menyebutkan angin di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur bertiup dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan angin diprakirakan mencapai 15 hingga 65 kilometer per jam.

"Kondisi cuaca di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur secara umum diprakirakan cerah hingga berawan. Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai perubahan kondisi angin yang dapat memengaruhi ketinggian gelombang di laut," ujarnya, Selasa, 15 September 2026.

BMKG mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut untuk memperhatikan informasi cuaca maritim sebelum melakukan perjalanan. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada nelayan dan pengguna jasa transportasi laut yang beraktivitas di wilayah dengan potensi gelombang tinggi.

“Jika kondisi cuaca saat akan melaut dirasa kurang bersahabat, seperti angin kencang serta gelombang laut tinggi, masyarakat maupun nelayan diharapkan tidak memaksakan diri untuk melaut,” kata Salsabila. Masyarakat juga diminta terus memantau informasi cuaca maritim BMKG guna mengantisipasi risiko keselamatan selama beraktivitas di laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....