Polres Manggarai Perkuat Sinergi Lintas Sektor Antisipasi Kebakaran Hutan

  • 06 Agt 2026 16:36 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Polres Manggarai menggelar rapat koordinasi secara virtual melalui Video Conference (Vicon) bersama sejumlah instansi terkait dalam rangka memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon Polres Manggarai ini dipimpin oleh Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Mey Charles Sitepu, Kabag Ops AKP Antonius Ndapa, serta Kasat Intelkam IPTU Adrianus Gon.

Turut hadir perwakilan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega, dan Polisi Kehutanan (Polhut). Rapat koordinasi ini digelar sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Manggarai.

Selain memperkuat kesiapsiagaan, forum tersebut juga menjadi wadah membangun sinergi lintas sektor untuk mencegah kebakaran yang kerap dipicu oleh pembukaan lahan dengan cara membakar serta mengantisipasi dampak kekeringan yang dapat memperbesar potensi Karhutla.

Dalam pembahasannya, para peserta menyusun sejumlah langkah strategis, mulai dari pemetaan wilayah rawan kebakaran, identifikasi sumber air, pemetaan daerah rawan kekeringan, analisis akses menuju lokasi terdampak, hingga evaluasi kesiapan personel, sarana, prasarana, dan logistik penanggulangan Karhutla. Seluruh data tersebut akan menjadi dasar penyusunan strategi mitigasi yang lebih efektif, terukur, dan terintegrasi.

Para peserta juga berkomitmen memperkuat koordinasi dan pertukaran informasi agar setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat dan tepat. Sebagai tindak lanjut, Polres Manggarai akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Kapolres Manggarai AKBP Levi Defriansyah menegaskan bahwa wilayah Manggarai memiliki potensi kebakaran yang cukup tinggi saat musim kemarau, terutama akibat kebiasaan sebagian masyarakat membuka lahan dengan cara membakar. Karena itu, seluruh personel Bhabinkamtibmas akan terus mengintensifkan edukasi, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat agar meninggalkan praktik tersebut demi mencegah terjadinya kebakaran yang lebih luas.

Kapolres berharap hasil rapat koordinasi ini segera ditindaklanjuti oleh seluruh instansi sesuai tugas dan kewenangannya dengan mengedepankan kolaborasi yang responsif dan berkelanjutan. Menurutnya, pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh pihak.

“Dengan sinergi yang kuat, komunikasi yang efektif, serta kesiapsiagaan seluruh stakeholder, kita optimistis mampu meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Manggarai. Pencegahan merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi masyarakat,” kata Kapolres.

Dengan kesiapsiagaan yang kuat, sistem deteksi dini yang optimal, serta koordinasi lintas sektor yang efektif, Kabupaten Manggarai diharapkan mampu meminimalkan risiko kebakaran hutan dan lahan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....