Satpolairud Manggarai Latih Siswa SMK Mutiara Bangsa Diving dan Snorkeling

  • 06 Agt 2026 16:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Manggarai, Polda NTT, menggelar pelatihan diving dan snorkeling bagi siswa-siswi SMK Mutiara Bangsa Reok, Rabu, 5 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia di wilayah pesisir sekaligus menanamkan budaya keselamatan dalam setiap aktivitas di perairan.

Pelatihan dilaksanakan berdasarkan surat permohonan resmi dari pihak sekolah sebagai bagian dari program pembelajaran dan magang. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Manggarai, AKP Yosef Suyitno Soloilur, bersama personel Satpolairud. Program pelatihan akan berlangsung selama 11 hari, terdiri atas tiga hari pembelajaran teori dan delapan hari praktik lapangan.

Selama pelatihan, para peserta akan memperoleh bekal pengetahuan dasar sebelum terjun langsung melakukan praktik penyelaman di perairan. Pada sesi teori, para siswa diperkenalkan dengan berbagai jenis peralatan diving dan snorkeling, mulai dari nama, fungsi, cara pemeriksaan kelayakan alat, hingga teknik penggunaan sesuai standar keselamatan.

Materi tersebut diberikan untuk memastikan setiap peserta memahami prosedur penyelaman yang benar sehingga mampu meminimalkan risiko kecelakaan saat berada di bawah air. Kasat Polairud Polres Manggarai AKP Yosef Suyitno Soloilur menegaskan bahwa penguasaan teori merupakan fondasi utama sebelum mengikuti praktik di lapangan.

Menurutnya, pemahaman terhadap fungsi dan cara kerja seluruh peralatan penyelaman menjadi bekal penting dalam membangun budaya keselamatan. "Setiap peserta harus memahami fungsi dan cara kerja seluruh peralatan penyelaman. Pengetahuan tersebut menjadi bekal penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan sekaligus membangun budaya keselamatan dalam setiap aktivitas di air," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Manggarai berharap para siswa tidak hanya memiliki keterampilan dasar di bidang diving dan snorkeling, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta peduli terhadap keselamatan dan kelestarian lingkungan perairan. Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan ini diharapkan terus berlanjut sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang profesional dan siap menghadapi tantangan di sektor kemaritiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....