Bulog Ende Bersama Disperindag Sidak Penjualan Minyak Kita
- 06 Agt 2026 07:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Perum Bulog Cabang Ende bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Ende menggelar inspeksi mendadak (sidak) penjualan Minyak Kita di Pasar Rakyat Mbongawani, Rabu 5 Agustus 2026. Sidak dilakukan untuk memastikan minyak goreng bersubsidi dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
Kegiatan tersebut menyasar toko dan kios yang menjadi mitra Bulog Cabang Ende dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Langkah ini juga bertujuan memastikan distribusi Minyak Kita tetap tepat sasaran dan mudah dijangkau masyarakat.
Kepala Bulog Cabang Ende, Rizky Paji, mengatakan Bulog memiliki 13 mitra di Pasar Mbongawani yang menjadi penyalur Minyak Kita. Seluruh mitra telah diinstruksikan untuk menjual minyak bersubsidi sesuai HET yang tercantum pada kemasan.
Menurut Rizky, informasi yang menyebut mitra resmi Bulog menjual Minyak Kita di atas HET perlu dibuktikan melalui pemeriksaan langsung di lapangan. Masyarakat juga dipersilakan mengonfirmasi harga kepada pedagang maupun pembeli yang bertransaksi di pasar.
Ia menegaskan Bulog tidak akan mentoleransi pelanggaran apabila ditemukan mitra yang menjual di atas harga yang ditetapkan pemerintah. Sanksi yang diberikan dapat berupa surat teguran hingga penghentian kerja sama sebagai mitra Bulog.
Rizky menambahkan pengawasan penjualan Minyak Kita tidak hanya dilakukan oleh Bulog, tetapi juga melibatkan Disperindag Kabupaten Ende. Pemantauan tersebut dilakukan secara berkala agar harga tetap terkendali dan tidak memicu kenaikan inflasi daerah.

Kepala Disperindag Kabupaten Ende, Mohamad Syarir, mengatakan hasil sidak menunjukkan Minyak Kita di sejumlah mitra Bulog masih dijual sesuai HET. Namun, petugas juga menemukan pedagang lain yang menawarkan minyak bersubsidi dengan harga di atas ketentuan.
Karena itu, Disperindag mengimbau pedagang agar menjual Minyak Kita langsung kepada konsumen akhir. Langkah tersebut dinilai dapat mencegah praktik penjualan berantai yang berpotensi menyebabkan harga minyak bersubsidi melampaui HET.
Sementara itu, pemilik Toko Sumber Jaya, Hariyanto, memastikan Minyak Kita yang diperoleh dari Bulog tetap dijual seharga Rp15.700 per liter sesuai label kemasan. Ia mengakui masih ada pedagang di dalam pasar yang menjual Minyak Kita hingga Rp20.000 sampai Rp22.000 per liter, namun menurutnya harga tersebut bukan berasal dari pasokan Bulog yang saat ini diterimanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....