Kapolres Flores Timur Perkuat Rekonsiliasi Melalui Silaturahmi Warga

  • 05 Agt 2026 17:01 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Flores Timur - Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase kembali mengintensifkan upaya memperkuat rekonsiliasi masyarakat pasca perselisihan yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur. Langkah tersebut dilakukan melalui silaturahmi langsung bersama pemerintah desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di sejumlah wilayah.

Kegiatan berlangsung pada Selasa 4 Agustus 2026 sore sebagai bagian dari pendekatan dialogis untuk menjaga persaudaraan serta memperkuat komunikasi antarkelompok masyarakat. Silaturahmi dipimpin langsung Kapolres Flores Timur bersama jajaran pejabat utama Polres Flores Timur di Kecamatan Adonara Timur.

Kapolres didampingi Wakapolres Kompol I Ketut Mastina serta Kabag Ops AKP Eduardus Nuru selama rangkaian kunjungan kepada masyarakat setempat. Kehadiran pimpinan kepolisian menjadi bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses rekonsiliasi yang sedang berlangsung.

Rombongan pertama mengunjungi rumah Kepala Desa Narasaosina, Januarius Tolan Igor, untuk bersilaturahmi bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Sosina, Jamaludin Joudasi, dalam suasana hangat serta penuh kekeluargaan.

Setelah pertemuan pertama selesai, rombongan melanjutkan kunjungan menuju rumah suku Dusun Bele di Desa Waiburak pada sore harinya. Di lokasi tersebut, Kapolres bertemu Kepala Desa Waiburak, Mohammad Saleh, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Dialog berlangsung secara terbuka dengan membahas pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat komunikasi, serta merawat keharmonisan kehidupan masyarakat pascaperselisihan antarwarga sebelumnya. Pertemuan itu juga menjadi ruang mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat mengenai situasi keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado mengatakan silaturahmi menjadi wujud komitmen kepolisian hadir mendampingi masyarakat dalam proses rekonsiliasi. Menurutnya, komunikasi yang terbuka merupakan fondasi penting membangun kepercayaan sekaligus memperkuat hubungan antarelemen masyarakat di Adonara Timur.

Ia menjelaskan kepolisian akan terus menjalin komunikasi bersama pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh warga secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga semangat persaudaraan sekaligus memperkuat proses rekonsiliasi yang terus berkembang di tengah masyarakat.

Melalui pendekatan humanis, kepolisian berupaya memastikan seluruh pihak memiliki ruang berdialog untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara damai dan bermartabat. Kehadiran aparat keamanan juga diarahkan mendukung terciptanya rasa aman sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.

Polres Flores Timur berharap keterlibatan seluruh unsur masyarakat mampu mempercepat proses pemulihan hubungan sosial di Kecamatan Adonara Timur secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepolisian dinilai menjadi modal penting menjaga situasi tetap kondusif.

Rangkaian silaturahmi tersebut menegaskan pendekatan dialog menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat rekonsiliasi masyarakat Adonara Timur. Dengan komunikasi yang terus terbangun, suasana damai diharapkan semakin kokoh serta menjadi landasan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....