Festival Bale Nagi 2026 Ditutup, Bupati Apresiasi Talenta Generasi Muda

  • 05 Agt 2026 17:02 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka – Festival Bale Nagi 2026 resmi ditutup oleh Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, di Taman Kota Felix Fernandez, Larantuka, Sabtu 1 Agustus 2026. Selama tiga hari pelaksanaan, festival tersebut menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas dan bakat seni.

Penutupan festival menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Flores Timur. Ratusan anak muda dari berbagai sanggar dan sekolah tampil membawakan tarian tradisional, musik, teater, hingga pertunjukan seni modern.

Bupati Flores Timur, Antonius Doni Dihen, mengatakan Festival Bale Nagi bukan sekadar perayaan budaya. Menurutnya, festival juga menjadi sarana membangun kepercayaan diri generasi muda untuk menghadapi tantangan di masa depan.

"Anak-anak muda kita tidak hanya tampil di panggung Festival Bale Nagi, tetapi mereka sedang dipersiapkan untuk tampil di panggung kehidupan yang lebih luas," ujar Doni Dihen.

Ia menilai keberanian, kreativitas, dan semangat yang ditunjukkan para peserta merupakan modal penting dalam membangun sumber daya manusia Flores Timur. Karena itu, pemerintah daerah akan terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang seni, budaya, dan kreativitas.

Selama pelaksanaan festival, masyarakat memadati kawasan Taman Kota Felix Fernandez untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya. Antusiasme pengunjung menunjukkan Festival Bale Nagi tetap menjadi salah satu agenda budaya yang mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival juga memberi kesempatan bagi para pelaku seni lokal untuk menampilkan karya di hadapan publik. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya talenta-talenta baru yang dapat mengharumkan nama Flores Timur.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur berharap Festival Bale Nagi terus berkembang sebagai agenda tahunan yang memperkuat identitas budaya daerah. Festival ini juga diharapkan mampu mendukung pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan pembinaan generasi muda di Flores Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....