Program Asta Protas Kemenag Bekali 120 Warga Binaan Rutan Larantuka Keterampilan

  • 05 Agt 2026 17:04 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Larantuka – Program prioritas Kementerian Agama (Asta Protas) memberikan pembinaan keterampilan kepada 120 warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Melalui program ini, warga binaan tidak hanya mendapat pendampingan rohani, tetapi juga pelatihan pertanian organik sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Larantuka, Jaka Putra Manurung, mengatakan pendampingan yang dilakukan penyuluh agama Kemenag Flores Timur membawa perubahan positif dalam pola pembinaan warga binaan. Pendekatan tersebut dinilai lebih humanis karena memadukan pembinaan mental dengan penguatan keterampilan.

Menurut Jaka, sebanyak 120 warga binaan kini aktif mengikuti kegiatan pertanian organik dan pemeliharaan lingkungan di area Rutan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kemandirian sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

"Pendampingan ini membuat pembinaan di Rutan berkembang dengan pendekatan yang lebih humanis. Pelatihan pembuatan pupuk organik dan berkebun ini sejalan dengan upaya menjaga lingkungan sekaligus memberi perhatian sosial bagi mereka," ujar Jaka Selasa 4 Agustus 2026.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra, menegaskan bahwa program Asta Protas tidak hanya berorientasi pada pembinaan spiritual. Program tersebut juga dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.

Yosef menjelaskan, pelatihan berbasis ekoteologi menjadi salah satu bentuk implementasi program prioritas Kementerian Agama yang mengintegrasikan kepedulian terhadap lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Bekal keterampilan tersebut diharapkan membuka peluang bagi warga binaan untuk hidup lebih mandiri.

Melalui kolaborasi antara Kemenag Flores Timur dan Rutan Larantuka, pembinaan warga binaan diharapkan semakin komprehensif. Selain membentuk karakter dan memperkuat nilai spiritual, program ini juga mempersiapkan mereka agar mampu beradaptasi dan produktif ketika kembali ke tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....