PKKMB STIPAR Atma Reksa Perkuat Adaptasi Menuju Dunia Perkuliahan
- 04 Agt 2026 07:44 WIB
- Ende
Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAR) Atma Reksa Ende menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti sebanyak 240 mahasiswa baru. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan kehidupan akademik dan lingkungan kampus sejak awal masa perkuliahan.
Ketua STIPAR Atma Reksa Ende, Dr. Fransiskus Zaverius Maria Deidhae, M.A., saat diwawancarai RRI Ende, Senin 3 Agustus 2026, mengatakan PKKMB merupakan agenda tahunan yang tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia perguruan tinggi.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut mahasiswa baru diperkenalkan dengan sistem pembelajaran, budaya akademik, dosen, tenaga kependidikan, hingga berbagai layanan yang tersedia di kampus. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan lebih mudah menyesuaikan diri dan mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.
Fransiskus menjelaskan, dari total 240 mahasiswa baru, peserta dibagi ke dalam enam rombongan belajar. Rinciannya, empat rombongan berasal dari Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik dan dua rombongan dari Program Studi Bimbingan dan Konseling, sehingga proses pendampingan dapat berlangsung lebih efektif.
Selama tiga hari pelaksanaan PKKMB, mahasiswa mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh dosen sesuai bidang keahliannya. Selain itu, panitia juga menghadirkan narasumber dari luar kampus, seperti unsur pemerintah, kepolisian, dan tokoh masyarakat untuk memberikan wawasan mengenai kehidupan bermasyarakat, nilai-nilai kebangsaan, serta harapan masyarakat terhadap lulusan STIPAR Atma Reksa Ende.
Ia menambahkan, setelah seluruh rangkaian PKKMB selesai, kampus juga akan menyiapkan berbagai kegiatan penyegaran agar mahasiswa tidak merasa jenuh atau tertekan setelah mengikuti proses pengenalan kampus yang berlangsung secara intensif.
Fransiskus berharap seluruh mahasiswa baru dapat merasa nyaman dengan lingkungan akademik yang baru sehingga mampu mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Ia juga menargetkan para mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu, yakni dalam kurun waktu tidak lebih dari empat tahun.
" Dan berharap agar mahasiswa merasa betah di kampus ini, cepat beradaptasi, belajar dengan sungguh-sungguh, dan akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu sebagai bekal untuk mengabdi di tengah masyarakat," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....