Mahasiswa IFTK Ledalero Soroti Akses Pendidikan Feondari
- 31 Jul 2026 13:47 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Akses pendidikan yang belum merata masih menjadi tantangan besar bagi masyarakat di wilayah Feondari, Kabupaten Sikka. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat lahirnya generasi muda yang mampu bersaing jika tidak diikuti dengan dukungan fasilitas dan perhatian berbagai pihak.
Mahasiswa Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, Eldhos, mengungkapkan hal tersebut dalam program Cerita Langsung Bersama Komunitas (CLBK) Pro 2 RRI Ende, Kamis 30 Juli 2026. Berdasarkan pengalaman praktik pastoral selama tiga bulan di Feondari, ia melihat semangat belajar masyarakat masih tinggi meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
| Baca juga: Dosen ITB Teliti Sumber Air Tawar di Ende |
Menurutnya, anak-anak di sejumlah desa harus menempuh perjalanan jauh melewati sungai, bukit, hingga jalur rawan longsor untuk bersekolah. Bahkan, wilayah tersebut hanya memiliki satu SMP yang melayani beberapa desa, sementara jenjang SMA belum tersedia sehingga pelajar harus melanjutkan pendidikan ke kota lain.
Eldhos menilai kondisi itu tidak boleh mematahkan semangat belajar generasi muda. Ia mengatakan dukungan berupa biaya transportasi, tempat tinggal, serta kebutuhan hidup menjadi faktor penting agar pelajar dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi.
Selain persoalan akses, ia juga menemukan fenomena menarik, yakni tingginya motivasi anak perempuan untuk melanjutkan pendidikan. Di sisi lain, sebagian anak laki-laki memilih bekerja lebih awal untuk membantu ekonomi keluarga sehingga kesempatan mengenyam pendidikan menjadi terbatas.
Menurut Eldhos, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari keluarga, pemerintah, sekolah hingga lembaga keagamaan, untuk memperkuat kolaborasi dalam menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak.
Ia menegaskan masa depan generasi muda dibangun melalui pendidikan dan keberanian memperjuangkan keadilan. "Ilmu yang disertai keberanian akan melahirkan perubahan bagi masyarakat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....